Berita

Kemenpar RI

Bisnis

Menpar: Tarian Selamat Datang Di Bali Sukses Menyita Perhatian Raja Salman

MINGGU, 05 MARET 2017 | 13:28 WIB | LAPORAN:

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan rombongan rupanya sangat terkesan dengan tarian "Selamat Datang" di Bali.

Anak-anak kecil yang menari Pendet, membuat perhatian Sang Raja tidak bisa berpindah-pindah.

Gerak-gerik anak-anak yang gesit, kompak, serempak dengan baju tradisional yang berwarna emas menyala itu benar-benar membuat raja terpesona.


"Mulai keluar dari pesawat, di tangga atas, pandangan Raja Salman langsung tertuju pada para pelajar penari Tarian Pendet," kata Menpar Arief Yahya, memberi kesaksian.

Mantan Dirut PT Telkom itu terus mengamati wajah dan pandangan mata Raja Salman. Dia melihat Raja Arab Saudi itu menebar senyuman ketika melihat para penari cilik tersebut melenggang-lenggok dengan tatapan mata yang amat khas.

"Tarian Selamat Datang itu sukses, menyita perhatian Raja Salman. Terima kasih Pemprov Bali yang sudah menyiapkan dengan sempurna," ungkap Arief Yahya.

Pria asal Banyuwangi itu merasakan kebahagiaan raja, dari senyum yang tidak henti-henti.

"Beliau terlihat senang dengan karya budaya Bali, yang turun temurun, sampai anak-anak kecil pun pintar memainkan tari pendet itu. Pariwisata adalah bagaimana membuat bahagia! Raja pun bisa merasakan bahagia menyaksikan tarian khas Bali dengan gamelan yang amat dinamis," jelasnya.

"Bahkan setelah saya perkenalkan dengan seluruh penyambut, Raja Salman masih menikmati tarian pendet sebelum masuk ke mobil, dengan melambaikan tangan kepada para penari. Beliau sangat mengapresiasi anak-anak kecil yang pintar menari itu," papar Arief Yahya.

Bukan hanya itu, lanjut Arief Yahya, ketika mobil Mercy panjang berwarna hitam itu sudah berjalan, Raja Salman masih sempat membuka kaca jendela untuk melambaikan tangan khusus ditujukan kepada para penari Tarian Pendet.

"Gubernur Bali juga siap setiap saat apabila diminta untuk menyiapkan cultural perfomance kelas dunia untuk Raja Salman dan seluruh delegasinya," ucap Arief Yahya.

Soal hospitality, Bali memang rajanya. DInas Pariwisata Bali pun menyebar brosur-brosur wisata kelas dunia yang disiapkan untuk rombongan raja selama berwisata di Pulau Dewata.

"Kami siapkan brosur tempat-tempat menarik di Bali dalam bentuk bahasa Inggris. Kami taruh di dalam semua mobil yang akan dipakai," ujar Kadispar Bali, Anak Agung Yuniartha sebagaimana rilis dari Kemenpar RI.

Untuk amenitas, ada The Villas at Ayana Resort and Spa Bali yang bisa dijadikan rujukan. Pada Desember 2016 silam, resort ini dinobatkan sebagai resort villa pulau terbaik di dunia dalam ajang World Travel Award 2016 di The Sun Siyam Iru Fushi, Maladewa.

Underwaternya? Sudah diakui majalah Dive Magazine sebagai yang terbaik di dunia. Dalam laporannya 2012 silam, underwater Bali dinobatkan Dive Magazine menjadi The Best Shore Dive di kategori  Best Topside.

Di 2014, Liberty di Tulamben, Bali, juga masuk ke dalam posisi teratas top 100 Gold List reader’s choice award yang digelar Scuba Diving. Panduan wisata selam dunia itu menjadikan Bali sebagai Best Shore Dive 2014.

Yang suka culture dan alam? Bisa tengok Desa Penglipuran. Desa ini masuk ke dalam kelompok desa-desa terbaik dunia, sejajar dengan Desa Giethoorn di Belanda serta Mawlynnong di India. Kebersihan hingga keharmonisan masyarakatnya, dianggap sangat fantastis. Budaya dan hubungan kekerabatan, kekeluargaan, antar anggota masyarakat di desa itu juga sangat oke. Semua hidup rukun, damai, saling hormat dan penuh toleransi.

Kulinernya? Ada restoran Locavore yang sudah menembus jajaran elit Asia. Di 2017 ini, Locavore sukses menyambar Asia's Best 50 Restaurants 2017. Tak hanya itu, Locavore juga meraih Highest Climber Award lantaran sukses mengatrol posisi dari rangking 49? ke 22 besar Asia dalam kurun waktu satu tahun.

"Ini harus dimaksimalkan, karena ini sejarah, semua orang di dunia yang hobi berwisata akan membicarakan Bali dengan kedatangan Raja Salman nanti," pungkas Agung.

Semua yang terbaik dunia, ditampilkan di hadapan rombongan Raja Salman.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya