Berita

Foto: Telkomsel

Bisnis

Jaringan SMPCS Hadir Di Papua

MINGGU, 05 MARET 2017 | 10:41 WIB | LAPORAN:

Memasuki era digitalisasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berupaya memenuhi kebutuhan akses telekomunikasi digital seluruh masyarakat Indonesia, termasuk yang berdomisili di wilayah Papua.

Melalui layanan IndiHome Fiber, Telkom menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi, telepon rumah, serta TV interaktif (UseeTV).

Untuk wilayah Papua, layanan IndiHome Fiber telah tersedia di berbagai kota, antara lain Raja Ampat, Manokwari, Sorong, Fakfak, Kaimana, Biak, Sarmi, Sentani, Timika, Jayapura, Abepura, dan Merauke.


Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo memaparkan, hingga akhir Februari 2017,terdapat 11.876 pelanggan di Papua yang telah menikmati IndiHome Fiber. Keberadaan layanan ini, didukung oleh jaringan tulang punggung pita lebar serat optik Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) yang selesai dibangun Telkom pada akhir 2015.

Selain menyokong layanan IndiHome Fiber ke rumah-rumah, jaringan SMPCS juga menjadi backbone sistem komunikasi seluler Telkomsel.

Hingga Februari 2017, jumlah Base Transceiver Station (BTS) yang telah dibangun Telkomsel sebanyak 2.378 unit, di mana 58,7 persen di antaranya merupakan BTS 3G/4G.

"Melalui infrastruktur dan layanan ini, Telkomsel memastikan kenyamanan komunikasi bagi sekitar 3.6 juta pelanggan yang tersebar di berbagai wilayah di Papua," terangnya.

Bahkan, menurut dia, layanan 4G Telkomsel telah tersedia di 14 kota/kabupaten di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Untuk memastikan masyarakat lainnya dapat terhubung ke jaringan internet, Telkom juga telah membangun 30 Wifi Corner (WiCo) dengan kecepatan hingga 100 Mbps di seluruh kantor Telkom, beberapa fasilitas umum, serta perguruan tinggi di Papua.

"Contohnya di Universitas Cendrawasih, Telkom telah membangun lima titik WiCo untuk memudahkan mahasiswa dan dosen terhubung ke jurnal-jurnal penelitian yang biasanya dibutuhkan untuk mendukung kegiatan perkuliahan," lanjut Arif.

Bagi institusi pemerintahan, Telkom menghadirkan layanan Smart City yang telah dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi Papua, Kota Jayapura, dan Kabupaten Manokwari. Layanan tersebut meliputi connectivity, aplikasi e-government, access point, dan CCTV.

Sementara itu, sebagai bentuk komitmen dalam menumbuhkan industri pariwisata nasional, Telkom telah menempatkan landing point kabel laut serat optik di Raja Ampat, guna mendukung layanan 4G Telkomsel di salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

"Dengan tersedianya jaringan SMPCS hingga Papua, Telkom telah mampu menghadirkan berbagai layanan digital berkualitasbagi seluruh lapisan masyarakat Papua. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meniadakan kesenjangan digitaldi seluruh wilayah Indonesia," demikian tutup Arif.[wid]

 
 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya