Net
Net
Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Tama S. Langkun menjelaskan, kehadiran KY untuk memastikan bahwa persidangan berjalan sesuai aturan. Atau tidak ada pelanggaran-pelanggaran dalam upaya menegakkan hukum. Terlebih, korupsi e-KTP merupakan perkara besar.
"Perkara ini sangat sensitif, kerugian negaranya sampai Rp 2,3 triliun. Sehingga ada kewajiban dan tanggung jawab KY untuk mengawasi majelis hakim yang akan menyidangkan," ujarnya di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta, Sabtu (4/3).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 22:15
Kamis, 30 April 2026 | 21:41
Kamis, 30 April 2026 | 21:37
Kamis, 30 April 2026 | 20:41
Kamis, 30 April 2026 | 20:21
Kamis, 30 April 2026 | 20:16
Kamis, 30 April 2026 | 19:46
Kamis, 30 April 2026 | 19:32
Kamis, 30 April 2026 | 19:27
Kamis, 30 April 2026 | 19:25