Berita

Net

Hukum

Cegah Kecurangan, KY Wajib Pantau Sidang E-KTP

SABTU, 04 MARET 2017 | 22:25 WIB | LAPORAN:

Indonesia Corruption Watch mendesak Komisi Yudisial dapat memantau jalannya persidangan kasus korupsi pengadaan kartu identitas elektronik (e-KTP) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Tama S. Langkun menjelaskan, kehadiran KY untuk memastikan bahwa persidangan berjalan sesuai aturan. Atau tidak ada pelanggaran-pelanggaran dalam upaya menegakkan hukum. Terlebih, korupsi e-KTP merupakan perkara besar.

"Perkara ini sangat sensitif, kerugian negaranya sampai Rp 2,3 triliun. Sehingga ada kewajiban dan tanggung jawab KY untuk mengawasi majelis hakim yang akan menyidangkan," ujarnya di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta, Sabtu (4/3).


Diketahui, Pengadilan Tipikor Jakarta akan menggelar sidang perdana kasus korupsi e-KTP yang membelit terdakwa Sugiharto dan Irman. Persidangan yang digelar Kamis nanti (9/3) dengan agenda pembacaan dakwaan jaksa KPK.

Humas Pengadilan Tipikor Jakarta Yohanes Priana pada Jumat kemarin (3/3) mengatakan, sidang kasus e-KTP diawaki majelis hakim John Halasan Butar Butar, Franki Tambuwun, Emilia, Anshori, dan Anwar.

Pengadilan Tipikor menetapkan jadwal sidang dan susunan majelis hakim setelah menerima pelimpahan perkara e-KTP yang membelit mantan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Irman, dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Sugiharto. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya