Berita

Foto/RMOL

Bisnis

Catatan Rizal Ramli Saat Mendukung Mimika Dapat Saham Freeport

JUMAT, 03 MARET 2017 | 23:24 WIB | LAPORAN:

Rencana Pemda Kabupaten Mimika, Papua untuk mendapatkan persentase dari 51 persen divestasi saham yang harus dilepas oleh PT Freeport Indonesia, didukung ekonom senior DR. Rizal Ramli.

"Ini semua harapan kita. Harus berani," kata Rizal Ramli dalam sambutannya saat menjadi salah satu narasumber di peluncuran buku "Papua Minta Saham" karangan Bupati Mimika, Eltinus Omangen di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (3/3) malam.

Menurutnya, upaya Pemda Mimika yang meminta saham sebesar 21 persen, harus memperhatikan berbagai catatan. Antara lain, adanya kepedulian dan perhatian khusus terhadap lingkungan hidup di sekitar area tambang Freeport.


"Soal lingkungan hidup, pernah ditulis The New York Times, Freeport perusak lingkungan," tutur mantan Menko Maritim dan Sumber Daya itu.

Lalu, yang kedua perlu adanya perbaikan di dalam sistem pemerintahan. Artinya, sistem di pemerintahan harus konsisten dan tidak mudah digertak.

"Harus konsistem, harus perjuangkan good governance. Tapi, banyak elit kerjanya tipu-tipu. Elit Papua juga harus diperbaiki. Jadi, stop tipu-tipu," tegas pria yang akrab disapa RR itu.

Kemudian hal yang ketiga, lanjutnya, dalam berbisnis itu harus adil atau fair. Sehingga tidak hanya menguntungkan perusahaan dan pemerintah. Tapi juga, dapat menguntungkan masyarakat.

"Kita ini ada faktor unfairness (ketidakadilan). Bisnis boleh, tapi harus fair. Jadi, selain good government harus ada bisnis yang fair," papar Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid.

Dalam diskusi dan peluncuran buku tersebut, ikut hadir Komisioner Komnas HAM asal Papua, Natalius Pigai, peneliti pertambangan Ferdy Hasiman, sejumlah tokoh adat suku Amungme, Papua, serta segenap jajaran SKPD Pemda Mimika yang difasilitasi Bupatinya.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia tengah mengkaji beberapa opsi yang akan dipakai untuk menyerap divestasi saham Freeport. Selain mengedepankan opsi holding tambang, pemerintah juga sedang mengkaji kesiapan Pemerintah Daerah (Pemda) Papua untuk menyerap saham Freeport.

Menteri Koordinator bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Papua akan mendapatkan sebagian saham dari 51 persen divestasi saham yang harus dilepas oleh Freeport. Hanya saja, mantan Menkopolhukam itu belum bisa menyebutkan berapa persen bagian saham yang akan diberikan kepada Pemda Papua. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya