Berita

Hukum

Sekjen Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia Kembali Mangkir

JUMAT, 03 MARET 2017 | 21:30 WIB | LAPORAN:

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia, Rochadi Tawaf, kembali mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sedianya Rochadi bakal diperiksa sebagai saksi tersangka bos CV Sumber Laut Perkasa, Basuki Hariman terkait kasus dugaan suap hakim Mahkamah Konstitusi dalam uji materi Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Juru Bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah menjelaskan pada 16 Februari lalu, Rochadi juga tidak memenuhi panggilan penyidik tanpa keterangan. Febri mengingatkan agar saksi bisa kooperatif saat dipanggil KPK untuk dimintai keterangan.


"Sesuai KUHAP, kami akan panggil lagi, dan kami ingatkan juga bahwa penyidik dapat lakukan pemanggilan paksa, jadi kami harapkan panggilan ketiga saksi hadir," jelas Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (3/3).

Febri menambahkan alasan penyidik tetap ngotot untuk menghadirkan Rochadi lantaran keterangannya sangat dibutuhkan untuk menelisik kasus sedang ditangani KPK. Terlebih untuk mengetahui posisi Rochadi dalam uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Jadi penyidik membutuhkan keterangan yang bersangkutan untuk mengetahui relasi-relasi dan posisi yang bersangkutan," pungkasnya.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Empat orang tersangka tersebut yakni Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar; Kamaludin, sebagai perantara suap; dan pengusaha import daging, Basuki Hariman beserta sekretarisnya, NG Fenny.

Keempat tersangka tersebut diduga telah kongkalikong untuk memuluskan Judicial Review atau uji materiil Undang- Undang nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. [zul]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya