Berita

Foto/Net

Bisnis

Salip Iran, Saudi Naksir Proyek Kilang Balongan

Pemerintah Agresif Sodorkan Peluang Investasi
JUMAT, 03 MARET 2017 | 09:43 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Setelah memastikan investasi proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap di Jawa Tengah, Arab Saudi juga menyampaikan ketertarikannya menanamkan modal pada kilang Balongan, Jawa Barat.

Pemerintah memanfaatkan dengan optimal kedatangan Raja Arab Saudi Salman Abdu­laziz dan rombongan ke Tanah Air. Setelah dapat komitmen kerja sama investasi pengem­bangan kilang Cilacap, pe­merintah menawarkan proyek kilang Dumai dan Balongan. Hasilnya, Arabian Oil Company (Aramco) juga menyampaikan ketertarikannya.

"Kilang Balongan sedang dibicarakan Saudi Aramco den­gan Pertamina," ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Min­eral (ESDM) Ignasius Jonan di Jakarta, kemarin.


Aramco sebenarnya sempat melakukan penjajakan kerja sama dengan Pertamina untuk mengembangkan kilang Balon­gan. Kerja sama itu batal setelah Head of Agreeement (HoA) tidak kunjung ditandatangani hingga melewati batas waktu yang ditentukan pada 26 November 2016. Kerja sama itu batal karena ada miskomunikasi. Pertamina ingin proyek modifikasi kilang Balongan dipercepat 2 tahun, dari semula diperkirakan selesai pada 2022 menjadi 2020.

Selain Aramco, pada akhir 2016, Iran juga menyampaikan ketertarikannya untuk investasi bangun kilang Balongan. Namun, belum ada pembicaraan lanjutan.

Untuk kilang Cilacap, Jonan menjelaskan, Pertamina dan Aramco telah membentuk peru­sahaan patungan (Joint Venture) dengan nilai investasi mencapai 6 miliar dolar AS.

Dirjen Migas Kemeterian ES­DM I Gusti Nyoman Wiratmaja mengungkapkan, selain kilang, pemerintah berharap ada kerja sama kerja lain di sektor energi dengan Arab Saudi.

Menurutnya, pemerintah ter­buka jika Arab mau mengelola blok migas di Tanah Air. Seba­liknya, Indonesia juga siap bila diberikan kesempatan mengelola lapangan migas di Arab Saudi.

"Pemerintah ingin mening­katkan cadangan migas. Kami lebih berharap jika Pertamina bisa akuisisi ladang minyak di sana," terangnya.

Potensi kerja sama lain, lanjut Wiratmaja, terkait pembentukan cadangan minyak strategis (Stra­tegic Petroleum Reserve /SPR) nasional. Indonesia berharap, Arab Saudi menaruh minyaknya yang ingin didistribusikan ke Asia Pasifik, di Indonesia.

Suntik 1 Miliar Dolar AS

Kesepakatan lain yang didap­atkan dari pertemuan pemerintah dengan Raja Salman adalah Saudi Fund akan mengucurkan dana sebesar 1 miliar dolar AS di Indonesia. Tidak dijelaskan dalam Memorandum of Under­standing (MOU) akan digunakan untuk apa saja dana tersebut.

Menteri Keuangan Sri Muly­ani menjelaskan, dana tersebut baru sebatas komitmen investasi. Menurutnya, banyak pilihan yang bisa disepakati kedua belah pihak untuk kerja sama.

"Implementasinya nanti kita akan lihat bagaimana kriteria yang dia mau, bagaimana pendanaan itu juga akan cocok bagi kita. Saya rasa kita akan manfaatkan secara baik," jelas Ani, sapaan Sri Mulyani.

Dia menilai, Saudi akan meng­gunakan dana tersebut untuk bis­nis non oil seperti pembangunan dan promo perdagangan.

Terkait rombongan Raja Sal­man, kemarin, para pengusaha asal Arab, melakukan pertemuan dengan pengusaha dari Kamar dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Ketua Penyelenggaran Indo­nesia-Saudi Arabia Business Forum Mohammad Bawazeer mengatakan, pertemuan pengu­saha dari kedua negara bertujuan mempererat komunikasi.

"Dengan melakukan dialog, diharapkan lebih banyak tran­saksi dari interaksi bisnis yang dihasilkan pengusaha kedua negara," tutur Bawazeer

Dia menyebutkan dialog di­fokuskan membahas bidang mi­gas, pertambangan, infrastruktur, properti, kesehatan, pariwisata, pemasaran, logistik dan pendidi­kan. Pada acara ini, kedua belah pihak melakukan penandatan­ganan MOU untuk mendirikan Indonesia Saudi Arabia Business Council. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya