Tahun 2018 mendatang Indonesia disibukan dengan dua event kelas dunia, IMF- World Bank Annual Meeting dan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Dua perhelatan besar ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan bangsa dan negara, sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan Indonesia dalam penyelenggaran perhelatan kelas Dunia.
Hal ini disampaikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas perkembangan infrastruktur dalam mendukung penyelenggaran Asian Games 2018, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3).
Rapat yang dihadiri oleh Menko PMK Puan Maharani, Menpora Imam Nachrawi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, dan Kapolda Irjen Pol Tito Karnavian.
Dalam rapat terbatas kali ini Presiden RI meminta agar dua perhelatan akbar Asian Games dan IMF-World Bank Annual Meeting ini dipersiapkan dengan detail, rinci, dan dikontrol tiap bulan.
Dalam kesempatan ini Presiden Jokowi memutuskan agar Asian Games 2018 diketuai langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla sedangkan untuk annual meeting IMF diketuai oleh Menko Maritim Luhut B Panjaitan.
"Presiden ingin memastikan semua persiapan terlaksana dengan baik yang setiap bulannya diadakan pertemuan untuk terus diikuti dan terpantau secara rinci. Sejauh mana kemajuan pembangunan infrastrukur yang sudah direncanakan," ujar Alex Noerdin kepada
Kantor Berita Politik RMOL.
Alex menjelaskan bahwa kesiapan Palembang yang turut menjadi tuan rumah Asian Games 2018 sudah hampir rampung. Termasuk, pengerjaan Light Rail Transit (LRT) dari Bandara SMB II ke Jakabaring Sport City.
"Pembangunan LRT saat ini sudah mencapai 40 persen. Pembangunan tiang penyangga sudah selesai dilakukan, tinggal memasang jalan yang bisa berlangsung dalam waktu cepat," sambungnya.
Perbaikan di beberapa venue penyelanggaran juga sedang berjalan. Gubenur Sumsel memastikan 6 bulan sebelum Asian Games venue dan prasarana pendukungnya sudah dapat digunakan.
Gubernur Alex Noerdin juga mengungkapkan bahwa persiapan Sumsel untuk menggelar Asian Games 2018 sudah cukup bagus. Semua venue yang disiapkan tidak terganjal masalah.
"Sejauh ini tidak ada yang terhambat. Dari 11 venue yang disiapkan semuanya akan bisa digunakan sesuai waktu. Saat ini akan ada tambahan venue untuk basket dan sepeda BMX. Dengan venue tersebut maka akan ada 13 tempat kejuaran olahraga se-Asia yang akan digelar di Palembang," pungkasnya.
[ian]