Berita

Bisnis

Kata Mendag, Indonesia-Saudi Sepakat Kejar Ketertinggalan Hubungan Dagang

KAMIS, 02 MARET 2017 | 17:15 WIB | LAPORAN:

Kerjasama perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi sempat mengalami defisit. Untuk itu, salah satu poin perjanjian kerjasama Indonesia-Arab Saudi dalam momentum kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud adalah mengejar ketertinggalan atas kekosongan hubungan dagang kedua belah negara.

Begitu kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam acara penandatanganan MoU Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Arab Saudi di di Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (2/3).

"Kita menyepakati ketertinggalan kedua negara dalam hubungan dagang. Ada kekosongan dagang nampak sekali dari waktu ke waktu, neraca perdagangan kita turun, karena harga minyak turun dan kondisi perekonomian global," kata Enggar.


Ia berujar, tidak hanya antar pemerintah, kesepakatan bisnis pun kini sudah terjalin B to B dengan Arab Saudi lewat pertemuan Kadin kedua negara.

"Ini semua untuk meningkatkan hubungan kerjasama perdagangan dua negara yang punya hubungan historis yang panjang," tuturnya.

Ia menjelaskan, tahap awal perjanjian kerjasama yang ditandantangani kedua kepala negara di Istana Bogor adalah kesepakatan untuk membuat join study untuk tahap awal peningkatan hubungan dagang.

Apalagi, lanjut Enggar, Arab Saudi kini tak lagi berfokus hanya berbisnis di sektor minyak, tapi sudah mulai tertarik berinvestasi di sektor lain seperti pariwisata.

"Kita berdua (Indonesia-Arab Saudi) meningkatkan semua potensi yang ada. Kita sepakat meningkatkan kerjasama," pungkas Enggar. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya