Berita

Novel Chaidir Hasan Bamukmin/Net

Hukum

Novel Bamukmin Dipanggil Pernyidik Siang Ini

KAMIS, 02 MARET 2017 | 12:02 WIB | LAPORAN:

Laporan kasus "Fitsa Hats" terus digulirkan, sejak dilimpahkan penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) ke Polrestro Jakarta Selatan (Jaksel).

Saat ini, penyidik Polrestro Jaksel mengagendakan pemeriksaan saksi pelapor Novel Chaidir Hasan Bamukmin.

"Benar sudah dilimpahkan ke Polres (Jaksel). Hari ini, pemeriksaan saksi pelapor Novel Bamukmin," kata salah satu kuasa hukumnya, Ali Lubis kepada RMOL, Kamis (2/3).


Menurut Ali, kliennya kooperatif untuk memenuhi panggilan penyidik. Sekretaris Jenderal Front Pembela Islam (FPI) DPD DKI itu diagendakan untuk memberikan keterangan siang ini.

"Jadwalnya siang ini. Habib Novel datang (untuk diperiksa)," papar Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) tersebut.

Seperti diketahui, istilah "Fitsa Hats" mendadak viral di media sosial setelah diungkap oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pasalnya, istilah yang terdapat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Novel tersebut, dibacakan saat bersaksi di persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Ahok, 3 Januari lalu.

Ahok menduga Novel malu telah bekerja di perusahaan Amerika, Pizza Hut, tahun 1992-1995. Sehingga, dalam BAP sengaja disamarkan dengan menulis "Fitsa Hats".

Imbasnya, Novel pun melaporkan mantan Bupati Belitung Timur itu ke PMJ karena dianggap telah mencemarkan nama baiknya, 5 Januari 2017.

Menurut Novel, seharusnya pihak Ahok tahu jika penulisan "Fitsa Hats" dalam BAP-nya adalah kesalahan pengetikan dari penyidik kepolisian. Apalagi, hal itu merupakan riwayat pribadinya.

Sehingga, kemunculan istilah "Fitsa Hats" tersebut dianggapnya sebagai upaya pengalihan isu dari kasus dugaan penodaan agama yang menjerat Ahok.

Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polrestro Jaksel untuk penyelidikan selanjutnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya