Berita

Foto/Net

Bisnis

Jasa Marga Minta Pertamina Perketat Seleksi & Terapkan Sanksi

Truk Pengangkut BBM Terbakar
KAMIS, 02 MARET 2017 | 08:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau PT Pertamina Perse­ro lebih ketat dalam menyeleksi perusahaan penyedia jasa ekspe­disi/logistik/angkutan umum.

Imbauan ini disampaikan terkait dengan insiden terba­karnya truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik PT Pertamina di jalan Tol Jagorawi kilometer (km) 11 arah Bogor.

Asistent Vice President Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, selain seleksi ketat, instansi penyewa jasa ekspedisi angkutan BBM juga harus memberikan sanksi tegas untuk tidak memakai jasanya kembali, jika terjadi kecelakaan fatal seperti ke­bakaran atau jika didapati kendaraan yang digunakan tidak layak operasi.


"Penutupan jalan tol dan kepadatan sebagai imbas kecelakaan-kecelakaan truk pengangkut BBM tersebut ten­tunya merugikan masyarakat umum. Karena itu, kita imbau agar truk yang tidak layak jalan jangan dioperasikan, sanksi te­gas harus dijalankan kalau ada pelanggaran," kata Heru dalam keterangan resminya.

Dilanjutkannya, kebakaran truk BBM yang terjadi di ruas tol bukan hanya mengakibat­kan kerugian dari sisi materiil, namun jalan tol yang ditutup karena proses evakuasi men­gakibatkan tertundanya per­jalanan dan distribusi barang/jasa, bahkan hilangnya nyawa dalam kejadian dimaksud.

Heru menjelaskan, dalam catatan Jasa Marga beberapa kali terjadi kecelakaan se­rupa. Pada September 2016 lalu, truk gas cair atau LPG Pertamina terguling di jalan Tol Jagorawi dan akses keluar Gerbang Tol Ciawi ditutup total karena menutup seluruh lajur dan proses evakuasi me­makan waktu hingga 24 jam.

Masih di bulan yang sama, Truk BBM Pertamina terbakar setelah menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tol Porong-Gempol, yang menyebabkan kendaraan mini bus di belakang truk tersebut ikut terbakar. Kecelakaan yang sempat menutup dua lajur seka­ligus tersebut mengakibatkan 1 (satu) korban meninggal dunia.

Sementara, pada Oktober 2016, kecelakaan di Jalan Tol Jakarta Cikampek juga terjadi di sekitar Dawuan yang melibatkan dump truck dan kontainer, mengakibatkan di­tutupnya 3 lajur arah Cikam­pek selama sembilan jam.

Area Manager Communica­tion dan Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Yudi Nu­graha mewakili Pertamina me­minta maaf terkait insiden terse­but. Ia juga mengklaim, tim dari Pertamina langsung diturunkan ke lokasi untuk melakukan pen­anganan sehingga kebakaran dan evakuasi truk yang terbakar bisa cepat terlaksana.

"Pertamina menyampai­kan permohonan maaf atas kemacetan yang sempat ter­jadi akibat insiden ini. Kita akan lakukan evaluasi kede­pannya," ujar Yudi.

Sebelumnya diberitakan, mobil tangki BBM milik PT Patra Niaga tersebut keluar dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang pada pukul 02.46 WIB. BBM tersebut rencananya akan dikirim ke SPBU tujuan di Kedungha­lang, Bogor, namun menga­lami kebakaran di km 11 tol Jagorawi. Saat ini Pertamina masih mencari tahu penyebab kebakaran tersebut. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya