Berita

Foto/Net

Bisnis

PT Pos Terapkan Resi Digital

Kurangi Penggunaan Kertas
KAMIS, 02 MARET 2017 | 09:15 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Pos Indonesia (Persero) bakal melakukan pengurangan penggunaan kertas (paperless) di lingkungan perusahaan, ter­masuk di loket-loket yang ada di perkotaan. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan mengembangkan metodologi International Organization for Standardization (ISO) 14000.

ISO 14000 adalah standar internasional manajemen ling­kungan untuk diterapkan dalam organisasi termasuk perusahaan. Upaya yang ditempuh adalah dengan meminimalkan dampak negatif kegiatan produksi terh­adap lingkungan.

Direktur Utama PT Pos In­donesia (Persero) Gilarsi W. Setijono mengatakan, penerapan kebijakan tersebut akan dilaku­kan secara bertahap karena saat ini masih banyak konsumen yang memerlukan kertas resi secara tertulis.


"Kami akan mengurangi sampah, termasuk untuk kep­erluan transaksi. Resi-resi yang diterima konsumen bakal diganti tapi konsepnya masih dimatang­kan. Resi itu kan bisa digital, kita akan upayakan hal itu. Namun, jika memang belum memungkin maka kita akan akali misalnya dengan membuat lembaran kertas­nya menjadi kecil," ujar Gilarsi.

Dijelaskannya, kertas untuk arsip saat ini memang diperlu­kan PT Pos. Akan tetapi, jika sudah lebih dari 10 tahun, arsip juga bisa menjadi sampah.

"Kedepan, kami akan mencari solusi yang terbaik. Tujuannya untuk mengurangi produksi sampah dari sisa-sisa arsip terse­but," katanya.

PT Pos, lanjut Gilarsi juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli pada ling­kungan. Selain mengurangi produksi sampah, menurut dia, masyarakat juga bisa melakukan daur ulang yang bahkan bisa dijadikan sebagai salah satu sumber penghasilan sampin­gan. Menurutnya, permasalahan sampah adalah hal besar yang harus ditangani bersama oleh semua produsen sampah.

Data Bank Dunia menyebut­kan, setiap tahunnya kota-kota di dunia menghasilkan sampah hingga 1,3 miliar ton. Diperkira­kan, pada tahun 2025 jumlahnya akan bertambah hingga 2,2 miliar ton.

Sumbang 100 Pohon

Sebagai bentuk dukungan perseroan dalam penanganan permasalahan sampah di In­donesia, PT Pos memberikan bantuan 100 pohon produktif un­tuk Pemerintah Kota Bandung. Selain itu, PT Pos memberikan penghargaan kepada pahlawan kebersihan yang terbagabung dalam tim Bandung Resik.

Dilanjutkan Gilarsi, untuk mendukung program pemer­intah pada tahun 2020 bebas sampah, Pos Indonesia juga terus menggalakkan kepedulian untuk kelestarian lingkungan. Hal tersebut mulai diterapkan kepada para karyawan yang nantinya diharapkan bisa ditu­larkan juga kepada keluarga dan orang-orang terdekatnya.

"Diperkirakan, pada 2025 jumlah sampah akan terus ber­tambah bahkan hingga 2,2 miliar ton pertahunnya. Untuk itu, pada mpmentum Hari Peduli Sampah Nasional, Pos Indonesia mem­peringatinya dengan melakukan bersih-bersih dibeberapa ruas jalan," ujarnya. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya