Berita

Foto/Net

Bisnis

Citilink Indonesia Ubah 7 Jadwal Penerbangan

Bandara Halim Sibuk Sambut Raja Arab
KAMIS, 02 MARET 2017 | 10:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Citilink Indonesia melakukan perubahan jadwal penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3).

Penyesuain sejumlah jad­wal penerbangan tersebut terkait dengan adanya kunjungan ken­egaraan Raja Arab Saudi Sal­man bin Abdulaziz Al Saud ke Jakarta.

Pelaksana harian (Plh) Direk­tur Operasional Citilink Indone­sia Capt. Arry Kalzaman men­jelaskan, penyesuaian dilakukan untuk jadwal keberangkatan dan ketibaan Penerbangan Citilink di Bandara Halim.


"Yang diubah hanya jadwal di atas pukul 12.00 WIB dan setelahnya. Penyesuaian jadwal penerbangan tersebut berlang­sung selama 1-3 jam dari jadwal yang telah ditetapkan," ujar Arry dalam keterangan resminya.

Corporate Communication Manager PT Citilink Indonesia, Ageng W Leksono, mengatakan ada 7 penerbangan Citilink yang disesuaikan pada jadwal pen­erbangannya dari dan menuju Halim Perdanakusuma dari pu­kul 12.00 hingga 14.00 WIB.

"Penerbangan yang disesuai­kan yaitu yang menuju Jakarta dari Denpasar, Kualanamu Me­dan, Semarang. Untuk yang dari Jakarta, ada penerbangan ke Denpasar, Malang, dan Solo," kata Ageng.

Menurut Ageng, pengumuman Notice to Airman (NOTAM) mengenai delay Bandara Halim selama 2 jam akibat kedatangan Raja Salman sudah didapatkan sejak 2 minggu lalu.

Citilink juga sudah melakukan sosialisasi kepada penumpang yang sudah membeli tiket agar me­nyesuaikan jadwal penerbangan.

"Kami hubungi via telpon dan menjelaskan terkait hal ini. Kami mohon mereka memak­lumi," jelas Ageng.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubun­gan Udara sebelumnya telah mengeluarkan Notice To Airmen (NOTAM) Nomor A0687/17 yang menyatakan bahwa seluruh penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma pada tanggal 1 Februari 2017 diperkirakan akan mengalami keterlambatan mulai pukul 12.00-14.00 WIB karena adanya kegiatan VIP di bandara tersebut.

Rombongan Raja Arab Saudi akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 1 hingga 9 Maret 2017. Sebanyak tujuh pesawat wide dan narrow body akan dikerahkan untuk membawa rombongan beserta barang-barang logistiknya. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya