Berita

Bisnis

Kementerian PUPR Selesaikan 99 Persen Penutupan Lubang di Jawa Timur

RABU, 01 MARET 2017 | 10:50 WIB | LAPORAN:

Menjelang tenggat waktu yang ditetapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk menyelesaikan sapu lubang pada jalan nasional yang strategis bisa diselesaikan pada akhir Februari 2017, Tim Sapu Lubang Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR telah berhasil menutup lubang jalan hingga 99,08 persen per 27 Februari 2017 pukul 23.59 WIB.

Seperti diketahui Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 06/SE/2017 tentang Penanganan Mendesak/Tanggap Darurat Kerusakan Jalan dan Jembatan Pada Ruas Jalan Nasional dalam rangka Menjaga Pelayanan Publik pada 22 Februari 2017.

Saluran drainase yang tidak baik menyebabkan terjadinya genangan air di atas aspal sehingga jalan mudah rusak. Ditambah penyebab lainnya yakni angkutan bermuatan berlebih, kemacetan dan bangunan liar di atas ruang milik jalan (rumija).


Hasil sapu lubang akan mampu bertahan hingga 3-5 bulan ke depan, namun bila tergenang air kembali akan lebih cepat rusak. Selanjutnya akan dilakukan Patching (pemeliharaan rutin dengan aspal) dan penanganan permanen melalui rekonstruksi jalan setelah menunggu berakhirnya musim hujan.

Mengenai penanganan jalan nasional di ruas Jalan Kalianak Surabaya sepanjang 2,6 km, akan dilakukan rekonstruksi rigid sepanjang 200 meter dan juga perbaikan saluran. Kemudian, untuk ruas Probolinggo lingkar utara sepanjang 1,62 km  terdapat rekonstruksi rigid 200 meter.

Diketahui bahwa dari total jalan nasional di Jatim sepanjang 2.361,23 km, saat ini dalam kondisi baik 1.329,91 km (56,32 persen), rusak ringan 142,97  km (6,05 persen), rusak sedang 872,87 km (36,97 persen) dan rusak berat 15,47 km (0,66 persen).

Pada tahun anggaran 2017, Kementerian PUPR menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk penanganan dan pemeliharaan jalan nasional di Provinsi Jawa Timur sepanjang 2.361 km dan jembatan 19.922 meter.

Sementara itu di Provinsi Jawa Tengah progres sapu lubang pada ruas Jalan Bts. Jabar - Kr. Pucung - Wangon - Ajibarang sepanjang 83,4 Km, teridentifikasi sebanyak 2.545 lubang hingga 27 Februari 2017 sudah tertangani 86,68% atau 2.206 lubang.

"Perbaikan jalan akan lebih efektif jika dilakukan pada musim kering. Namun bila kita terus menunggu hingga akhir puncak musim hujan pada bulan Maret 2017, hal tersebut akan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Saat hari tidak hujan kita tambal dengan lapisan semi permanen yang bersifat sementara. Namun saat musim panas nanti akan dilakukan penanganan permanen," kata Dirjen Bina Marga Arie Setiadi.

Kementerian PUPR menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama masa perbaikan berlangsung dan menghimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta berhati-hati dalam berkendara demi keselamatan bersama. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya