Berita

Hukum

KPK Periksa Bupati Lampung Timur Dalam Kasus Suap Ditjen P2KTrans

SENIN, 27 FEBRUARI 2017 | 11:43 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri pihak-pihak yang ikut kecipratan dana optimalisasi Direktorat Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KTrans) pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) tahun 2014.

Kali ini penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap dua mantan anggota Komisi IX DPR yakni Chusnunia Chalim dan Zuber Safawi.

Chusnunia yang kini menjabat sebagai Bupati Lampung Timur itu merupakan kader PKB, sementara Zuber Safawi adalah kader PKS.


"Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka CJM (Charles Jones Mosang)," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (27/2).

Diketahui, penyidik KPK sedang menelusuri dugaan adanya alokasi dana yang menyimpang dan aliran dana di Komisi IX DPR.

Bukan kali ini saja penyidik memanggil mantan anggota Komisi IX, sebelumnya, bekas Ketua Komisi IX Soepriyatno, bekas Wakil Ketua Komisi IX Irgan Chairul Mahfiz, dan Novi Riyanti Yusuf pernah dimintai keterangan oleh KPK.

Dalam kasus ini, Charles ditetapkan KPK sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap dalam pengembangan kasus mantan Dirjen P2KTrans pada Kemenakertrans Jamaluddien Malik. Charles merupakan anggota Komisi II DPR, namun sangkaan kasus itu ditujukan kepada Charles saat bertugas di Komisi IX DPR.

Charles disangkakan menerima suap terkait dengan pembahasan anggaran optimalisasi pada Dirjen P2KTrans pada tahun anggaran 2014. Duit suap itu diterimanya bersama Jamaluddien. Keduanya disebut menerima uang sebesar Rp 9,75 miliar, yang berasal dari 6,5 persen total anggaran optimalisasi yang telah disetujui yaitu sebesar Rp 150 miliar. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya