Berita

Sukmawati Soekarnoputri/Net

Hukum

Sukmawati Tidak Khawatir Ada Yusril Di Belakang Rizieq

SENIN, 27 FEBRUARI 2017 | 09:51 WIB | LAPORAN:

. Pihak Sukmawati Soekarnoputri selaku pelapor kasus dugaan penghinaan lambang negara, sudah tahu niat Yusril Ihza Mahendra yang akan bersaksi untuk terlapor Habib Rizieq.

Sukmawati melalui kuasa hukumnya, Yongla Patria, mengaku tidak gentar dengan rencana profesor bidang hukum tata negara tersebut.

"Kita (Sukmawati) nggak khawatir," timpal Yongla Patria kepada wartawan, Senin (27/2).


Menurut Yongla, setiap orang berhak memberikan keterangan apabila diajukan. Namun, lanjutnya, ada hal penting yang perlu digaris bawahi dalam kasus yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab itu.

"Kasus (Rizieq) ini kan murni ranah hukum pidana. Kalau mereka (Yusril) kan, pakar hukum tata negara," ungkapnya.

Seperti diketahui, Yusril menyatakan siap bersaksi sebagai ahli dalam kasus tersebut.

Saat ini, Yusril masih menantikan undangan dari polisi untuk menjadi ahli dan saksi menguntungkan bagi Rizieq.

Sebelumnya, Rizieq disangkakan melanggar Pasal 154 a KUHP tentang penodaan terhadap lambang negara dan Pasal 320 KUHP tentang pencemaran terhadap orang yang sudah meninggal.

Namun, Rizieq tidak ditahan dalam  kasus yang dilaporkan putri Bung Karno tersebut, karena ancaman hukuman di bawah lima tahun. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya