Berita

Politik

Pemerhati Pemilu: Pilkada Banten Nyaris Tak Celah Untuk Curang

MINGGU, 26 FEBRUARI 2017 | 10:34 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Pasangan calon Wahidin Halim-Andika Hazrumy memperoleh suara terbanyak berdasarkan hasil rapat pelno rekapitulasi penghitungan surat suara Pilkada Banten, Kamis (23/2) lalu.  

WH-Andika unggul 2.411.340 suara atas rivalnya, Rano Karno-Embay Mulya Syarif dengan 2.321.498 suara.


Pemerhati pemilu yang juga koordinator Nasional Pemantau Pilkada Serentak 2017, Muhammad Subhan Safar menilai KPUD dan Bawaslu Banten telah bekerja profesional dan cukup kredibel.

Pemerhati pemilu yang juga koordinator Nasional Pemantau Pilkada Serentak 2017, Muhammad Subhan Safar menilai KPUD dan Bawaslu Banten telah bekerja profesional dan cukup kredibel.

"Kita berikan apresiasi kepada mereka, aturan main pilkada dijalankan dengan baik dan tanpa pandang bulu," ujar Subhan.

Subhan menambahkan, tindakan tegas Bawaslu Banten dengan menindaklanjuti laporan-laporan pelanggaran merupakan bentuk tanggung jawab struktural yang layak diacungi jempol.

"Ada laporan money politic ditindaklanjuti ke kepolisian kasus pidananya. Juga yang tak kalah spektakuler adalah keputusan menyelenggarakan PSU di beberapa TPS di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang, itu tindakan terpuji yang layak dicatat,"paparnya.

Subhan memuji, Pilkada Banten telah dijalankan oleh orang-orang berpengalaman dan terlatih.

"Nyaris tak ada celah untuk curang,  aturan dijalankan dengan ketat, semua mata memandang, sistem terpoteksi dengan baik, pengawasan publik secara partisipatif juga berjalan efektif. Ini investasi bersama semua komponen di Banten yang layak diapresiasi," terangnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya