Berita

RMOL

Hukum

Kejati Dan KNPI Bangun Komitmen Penegakan Hukum Di Jabar

SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 15:17 WIB | LAPORAN:

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat menggelar  pertemuan dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Setia Untung Arimuladi di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kepala Kejati yang pada kesempatan tersebut didampingi kepala Seksi Penerangan Hukum dan beberapa pejabat menyatakan apresiasi atas kunjungan kerja yang dilaksanakan DPD KNPI Jawa Barat. Sementara, rombongan KNPI yang dipimpin langsung Ketua Siti Aisyah Ahmad Zurfaih menyampaikan beberapa hal terkait penegakan hukum di provinsi tersebut, terutama yang terkait langsung dengan masyarakat usia muda.

"Seperti yang kita ketahui bersama bahwa penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, dan tindakan pelanggaran lainnya di kalangan pemuda Jawa Barat semakin meresahkan. Hal ini perlu penanganan yang tepat dari seluruh unsur, termasuk KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan," ujar Siti Aisyah dalam keterangannya, Sabtu (25/2).


Hal itu disambut baik oleh Untung Arimuladi dengan mengajak KNPI beserta seluruh organisasi kepemudaan yang berhimpun untuk bersama-sama melakukan langkah pencegahan sedari dini. Melalui interaksi langsung dengan pemuda, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Kami siap membangun komitmen untuk bekerja sama mencegah pelanggaran hukum tersebut. Lebih dari itu, saya berharap KNPI dapat membantu aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian dan kejaksaan, untuk mengawasi pembangunan dan penggunaan APBN dan APBD di Jawa Barat," jelas Untung.

Kedua belah pihak juga sepakat untuk bekerja bersama menciptakan Provinsi Jawa Barat yang lebih kondusif. Dengan cara mengurangi celah-celah kesempatan pelanggaran hukum melalui upaya-upaya preventif dan persuasif.

"Saya berharap kerja sama ini dapat direalisasikan segera," pungkas Untung. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya