Berita

Bisnis

Michael Manufandu: Sebenarnya Freeport Sudah Mau Bangun Smelter

SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 13:57 WIB | LAPORAN:

Sesungguhnya, PT Freeport Indonesia mau menuruti kemauan pemerintah RI untuk membangun smelter. Lalu, mengapa sampai sekarang tidak terwujud?

Tokoh Papua yang membela Freeport, Michael Manufandu, mengungkapkan, PTFI sudah menyiapkan dana besar untuk membangun fasilitas pengolahan hasil tambang.

"Pembangunan smelter disetujui oleh Freeport. Karena itu Freeport menganggarkan dana sekitar 2,73 miliar dolar AS untuk membangun smelter," ungkapnya dalam diskusi bertajuk "Republik Freeport" di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/2).


Bahkan, calon lokasinya di provinsi Papua. Setahunya, PTFI juga telah membuat perjanjian dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Papua untuk menyewa lahan mereka selama 30 tahun ke depan sebagai lokasi smelter.

"Sudah ada studi kelayakan, dananya sudah disediakan, kontraktor yang mengerjakan juga ada," imbuhnya.

Meski demikian, ia akui bahwa saat ini perusahaan asal Amerika Serikat itu tengah mempertimbangkan untung rugi kelanjutan pembangunan smelter karena aturan baru yang dikeluarkan pemerintah saat ini.

"Mereka mempertimbangkan kalau ini dilanjutkan. Karena perubahan kekuasaan, mereka bisa mendapatkan rugi," bebernya. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya