Berita

Ahok dan Jokowi/net

Politik

Jokowi Semobil Dengan Ahok Memperkeruh Suasana

SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 08:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Sikap Presiden Joko Widodo yang mengundang Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama (Ahok), untuk berada satu mobil dengannya adalah tindakan yang tidak pantas. Kejadian itu bisa menimbulkan banyak spekulasi tentang dugaan intervensi presiden terhadap kasus hukum Ahok.

"Saya kaget mendengar pemberitaan Presiden Jokowi semobil dengan Ahok. Tentunya hal ini dapat menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat.," kata Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al Habsyi, kepada wartawan, pagi ini.

Menurut dia, tindakan presiden semakin mengherankan karena saat ini sebagian anggota DPRD Jakarta memilih menolak agenda rapat bersama Gubernur yang berstatus terdakwa kasus dugaan penistaan agama.


"Seharusnya presiden peka bahwa saat ini status Ahok adalah terdakwa. Jangan sampai menimbukan konflik kepentingan dengan para jaksa dan hakim yang sedang memprosesnya. Jangan sampai hal ini membawa situasi yang tidak nyaman untuk para penegak hukum yang sedang menjalankan tugasnya," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Di sisi lain, seharusnya presiden juga peka terhadap situasi di mana ada sebagian masyarakat yang menuntut penonaktifan Ahok sebagai Gubernur. Ketika presiden memilih semobil dengan Ahok, sudah pasti publik mengambil spekulasi bahwa "perlindungan" Jokowi yang membuat Ahok bisa bertahan di jabatannya.

"Presiden seharusnya mampu menjaga marwah jabatannya. Apalagi, banyak persoalan yang ditimbulkan dari status Ahok saat ini. Jangan sampai publik akhirnya mengambil spekulasi bahwa ini adalah bentuk pengistimewaan atau bahkan bentuk perlindungan terhadap Ahok," ucap Aboe Bakar.

Dengan demikian, pungkasnya, publik meyakini presiden bermain di balik kebijakan Mendagri yang menolak menonaktifkan Ahok. Akhirnya, publik menyimpulkan bahwa proses hukum terhadap Ahok akan terganggu intervensi presiden.

Jokowi semobil dengan Ahok setelah mereka meninjau perkembangan proyek pembangunan simpang susun Semanggi, pada Kamis (23/2). Dari lokasi pembangunan simpang susun Semanggi, Presiden Jokowi ingin melanjutkan meninjau proyek pembangunan stasiun bawah tanah mass rapid transit (MRT) di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dari pantauan para wartawan di lokasi saat itu, Presiden Jokowi lewat ajudannya diduga kuat mengajak Ahok untuk satu mobil bersamanya menuju ke Setiabudi. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya