Berita

RMOL

Politik

Timwas TKI Minta Psikologi Buruh Migran Diperhatikan

SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 20:25 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Ketua Timwas TKI DPR RI Fahri Hamzah beserta rombongan melakukan pertemuan dan rapat dengan Anggota Legislatif Hong Kong. Rombongan Timwas langsung disambut Wakil ketua Legislatif Council Hong Kong IP Kin Yeun. Kedatangan Timwas TKI untuk membahas dan mencari solusi buruh migran Indonesia yang ada di Hongkong dan sekitarnya.

"Kedatangan saya beserta rombongan Timwas ke Parlemen Hong Kong untuk menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Hong Kong yang telah memberikan waktu dan kesempatan kepada buruh migran Indonesia untuk menggunakan Victoria Park sebagai sarana berlibur dan melepaskan kepenatan setelah selama enam hari bekerja di rumah tangga keluarga Hong Kong. Serta menjalin silaturahmi dengan buruh migran Indonesia lainnya," jelas Fahri Hamzah usai melakukan pertemuan dengan Legislatif Council Hong Kong, di Hong Kong, Senin (20/2).

Lebih lanjut, Fahri Hamzah berharap agar permasalahan psikologi tenaga kerja dapat menjadi perhatian. Mengingat sebagian besar buruh migran Indonesia datang dari latar belakang berbeda dengan keluarga tempat bekerja. Terutama bagi yang muslim dan terkait ibadah sholat dan kebiasaan makanan halal.


"Itu sebabnya kami berterima kasih atas pentingnya Victoria Park bagi para pekerja Indonesia. Tetapi akan lebih ideal lagi jika benturan psikologi ini juga diantisipasi. Kemarin kami menemui demonstrasi dan kami sambut sebagai pelepasan kemarahan atas kelemahan sistem yang ada selama ini," bebernya.

Fahri menambahkan bahwa seluruh anggota Timwas TKI yang hadir sangat aktif menanyakan berbagai persoalan TKI Indonesia di Hong Kong. Dan otoritas Hong Kong sendiri berjanji akan memberikan tambahan jawaban secara tertulis kepada Timwas TKI. [wah]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya