Berita

Foto: RMOL

Politik

Jelang Munas, 3 Kepengurusan SOKSI Berstatus Quo

SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 17:47 WIB | LAPORAN:

Berdasarkan fatwa dari pendiri Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Prof. Suhardiman bahwa SOKSI harus kembali menyatukan kepengurusan organisasi.

Padahal seperti diketahui, SOKSI dibentuk sebagai salah satu pondasi untuk memperkuat Partai Golkar.

Sudah tujuh tahun pecah dan kini SOKSI sepakat untuk melakukan konsolidasi.


Hal itu disampaikan Ketua Penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) Tim Konsolidasi SOKSI Bersatu (TKSB), Achmad Moestahid Astari dalam Konferensi Pers Pra Munas XI SOKSI Bersatu, di Jalan Teluk Bentung, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (20/2).

"Kami tim TKSB sudah sampaikan kepada Ade Komarudin, Lawrence Siburian dan Aliwongso. Ketiga kepengurusan ini dinyatakan dibekukan (status Quo) dan seluruh kegiatan diambil alih oleh kami," ujar  Achmad.

Menurut Achmad, Munas merupakan salah satu solusi untuk mempersatukan kembali SOKSI yang sudah terpecah menjadi tiga kepengurusan.

"Bagi yang mau ikut Munas silakan, bagi yang  tidak kami tidak memaksa karena kami disini, Tim yang sah untuk mengembalikan SOKSI menjadi satu," imbuhnya.

Achmad mengakui upaya untuk menyatukan kepengurusan SOKSI, bukanlah perkara mudah. Apalagi ditambah tantangan politik di Indonesia.

"Munas kali ini, bukanlah keinginan TKSB. Melainkan harapan dari sejumlah kader yang juga menginginkannya," paparnya.

Ikut hadir dalam persiapan munas tersebut, tokoh-tokoh senior SOKSI di antaranya Ketua Pembina Soksi Oetojo Usman yang pernah menjabat sebagai Menteri Hukum dan Ham RI; FMT Rajagukguk, Adolf Rahman, Suhardi dan Lawrence Siburian.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya