Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Istri Munir: Presiden Jokowi Harus Tanggung Jawab!

SABTU, 18 FEBRUARI 2017 | 22:41 WIB | LAPORAN:

RMOL. Presiden Joko Widodo (Jokowi) wajib bertanggung jawab atas hilangnya dokumen Tim Pencari Fakta Kasus Meninggalnya Munir Said Thalib (TPF KMM).

Begitu dikatakan istri mendiang aktivis HAM, Munir Said Thalib, Suciwati ketika dijumpai di kantor Kontras, Jakarta, Sabtu (18/2).

"Mendesak Presiden Jokowi bertanggung jawab atas dihilangkan atau disembunyikannya dokumen TPF oleh pihak istana negara," jelasnya.


Suci menduga, pemerintah sengaja menutup-nutupi aktor dibalik kematian Munir. Salah satu caranya dengan menghilangkan dokumen TPF. Untuk itu, Suci mendesak pemerintah tidak lari dari tanggungjawab tersebut.

"Jangan terus-menerus lari dari tanggung jawab atas masalah ini, dengan bersembunyi dibalik perangkat kekuasaan negara," ungkap Suci didampingi koordinator KontraS, Haris Azhar.

Suci juga mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap majelis hakim PTUN Jakarta Timur (Jaktim) yang memutus perkara itu.

Seperti diketahui, PTUN Jaktim membatalkan putusan KIP tentang penyampaian hasil investigasi TPF kasus pembunuhan Munir ke publik.

Termasuk menyurati Sekretariat Negara agar tidak wajib memberikan hasil TPF Munir ke publik. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya