Berita

Nikki Haley/Net

Dunia

Luruskan Trump, Dubes AS Dukung Solusi Dua Negara

SABTU, 18 FEBRUARI 2017 | 09:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk PBB Nikki Haley menegaskan, Washing­ton masih mendukung solusi dua negara untuk menyelesai­kan konflik Israel-Palestina.

Penegasan Haley ini un­tuk meluruskan pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebut akan mengenyamp­ingkan solusi dua negara dan mencari solusi baru untuk Israel-Palestina.

"Pertama-tama, solusi dua negara adalah hal yang tetap kami dukung. Siapa pun yang ingin mengatakan Amerika Serikat tidak mendukung solusi dua negara, adalah keliru," jelas Ha­ley kepada wartawan di PBB.


"Kami sepenuhnya mendu­kung solusi dua negara namun kami ingin juga berpikir di luar kebiasaan yang mana ini akan membawa kedua belah pihak ke meja perundingan," imbuhnya.

Haley menyatakan, kes­epakatan damai itu bukan untuk Washington, melainkan untuk semua pihak yang ber­sengketa.

"Solusi yang akan mencip­takan perdamaian di Timur Tengah itu akan berasal dari Israel dan Otoritas Palestina. Amerika Serikat hanya men­dukung proses perdamaian," kata Haley.

Pernyataan Haley muncul setelah Trump menyatakan ter­buka untuk ide di luar solusi dua negara yang sudah lama menjadi pijakan Washington dan inter­nasional dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Trump menyatakan AS akan bekerja ke arah perdama­ian namun dia menyerahkan kedua belah pihak untuk me­nentukan sendiri kesepakatan karena kedua belah pihak harus berkompromi.

Di Bonn, Jerman, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Marc Ayrault mengadakan pertemuan pertamanya dengan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson. Ayrault menggam­barkan kebijakan Timur Ten­gah era Trump membingung­kan dan mengkhawatirkan.

Sebelumnya, AS mendu­kung untuk pembentukan neg­ara Palestina berdampingan dengan Israel sebagai bagian dari kesepakatan perdamaian akhir. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya