Berita

Foto/Net

Properti

PT PP Targetkan Bangun 150 Ribu Rumah Murah

Andalkan Sistem Precast
JUMAT, 17 FEBRUARI 2017 | 09:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT PP (Persero) Tbk akan men­galokasikan investasi selama 2017 sebesar Rp 21 triliun yang berfokus pada bisnis konstruksi, termasuk proyek low cost resi­dential sekitar 42%, infrastruk­tur 34%, dan energi 24%.

"Investasi yang signifikan ini diharapkan tidak hanya sekadar menciptakan kontrak-kontrak baru, namun juga akan mening­katkan permintaan dan kapasitas produksi perseroan dan seluruh entitas usaha," tutur Direktur Utama Tumiyana melalui siaran pers, kemarin.

Ia menambahkan, dengan adanya investasi tersebut, PTPP menargetkan mendapatkan kon­trak baru sepanjang tahun ini sebesar Rp 40 triliun atau lebih tinggi 22,7% dari realisasi capa­ian tahun lalu Rp 32,6 triliun.


Perseroan meyakini bisnis kontruksi tetap menjadi kon­tributor utama bagi kontrak-kontrak perseroan. Sementara investasi di entitas anak, seperti PT PP Properti Tbk dan PT PP Precast diharapkan juga bisa memberikan kontribusi bagi perseroan.

Saat ini, perseroan telah meny­iapkan PP Precast untuk masuk ke high rise building precast dengan menjalin kerjasama den­gan beberapa pihak eksternal, di antaranya Hanwha Engineering & Construction asal Korea Selatan.

"Dengan sistem precast, PP Precast menargetkan pembangu­nan lebih dari 150.000 unit peru­mahan untuk low cost residential dalam waktu lima tahun sebagai bagian dari program perseroan, yakni program satu juta rumah," paparnya.

Di sisi pembangunan in­frastruktur, terutama transpor­tasi baik darat, laut, dan udara untuk menciptakan konektivitas nasional dan mengurangi ketim­pangan ekonomi antara pulau Jawa dan luar Jawa turut men­jadi fokus investasi perseroan sepanjang tahun ini.

Saat ini, perseroan tengah membangun beberapa ruas jalan tol yang tersebar di beberapa daerah, seperti Sumatera (jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi), Jawa (jalan tol Pan­daan-Malang, Depok-Antasari, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, dan Serang-Petimban), Ka­limantan (jalan tol Balikpapan- Samarinda), dan Sulawesi (jalan tol Manado-Bitung).

Selain itu, perseroan juga ten­gah menyelesaikan pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung di Su­matera Utara. Pada entitas anak lainnya, ia menambahkan per­seroan telah menyiapkan PT PP Peralatan dan PT PP Infrastruktur untuk dapat lebih aktif dalam pembangunan serta investasi di bi­dang infrastruktur selama 2017.

PP Alat akan menjadi peru­sahaan spesialis pondasi, eart moving, dan erector plant yang berkontribusi pada pembangu­nan infrastruktur yang bernilai tambah tinggi di Indonesia.

Sementara PP Infrastruktur akan membidik peluang untuk masuk ke beberapa proyek in­frastruktur yang sangat prospektif di Tanah Air, di salah satunya adalah Metro Kapsul di Bandung, beberapa fasilitas bandara dan pengelolaan sarana air bersih.

Di bisnis energi, selain di­visi EPC dari perseroan, PT PP Energi telah disiapkan oleh perseroan untuk berbagai pelu­ang investasi yang prospektif di pembangkit tenaga listrik serta infrastruktur migas.

Beberapa proyek pembang­kit tenaga listrik yang tengah digarap oleh PP Energi pada tahun ini adalah PLTU Meula­boh berkapasitas 2x200 MW di Nanggroe Aceh Darussalam serta dua proyek pembangkit listrik terbarukan.

Dua pembangkit listrik ter­barukan tersebut, seperti PLTA mini hidro berkapasitas 100 MW Lau Gunung di Sumatera Utara dan PLT Sampah Surakarta 100 MW Jawa Tengah yang berpo­tensi untuk mengatasi masalah sampah di kota-kota besar di Indonesia.  ***

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya