Berita

Foto: RMOL

Hukum

Utusan SBY: Besok, Polisi Gelar Perkara Laporan Antasari Azhar

SELASA, 14 FEBRUARI 2017 | 22:21 WIB | LAPORAN:

RMOL. Utusan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi melaporkan mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar ke Bareskrim Polri, Selasa malam (14/2).

Salah satu utusan, Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin memastikan bahwa laporan mereka telah diterima penyidik Bareskrim.

"Tanda terima laporan sudah kita terima. Selanjutnya, kurang lebih jam sembilan (09.00 WIB) besok (Rabu), akan ada gelar perkara sehubungan laporan kami," kata Didi di kantor sementara Bareskrim di gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat.


Selebihnya, Didi tidak merincikan keterangan apa saja yang dicantumkan dalam laporan malam ini.

Didi membenarkan bahwa ada sejumlah barang bukti yang diserahkan ke polisi. Namun, dia masih tidak mau mengelaborasinya lebih lanjut.

Termasuk, nomor laporan polisi yang diakui telah diterimanya. Didi dan timnya mengaku sedang buru-buru dan ditunggu di kediaman SBY.

Dia mengimbau awak media agar merapat ke kediaman SBY di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, jika masih ada yang ingin ditanyakan.

"Tugas kami hanya menyampaikan laporan. Titik. Enggak ada lagi yang lain. Selainnya nanti Pak SBY yang sampaikan," terang Didi.

Sebelumnya, Antasari Azhar buka suara soal kasus pembunuhan berencana terhadap Nasruddin Zulkarnaen.

Dia menyakini, kasus yang sempat menjebloskan dirinya ke balik jeruji besi itu bermuara pada Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kepada SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) jujurlah. Beliau tahu perkara saya. Beliau perintahkan siapa untuk kriminalisasi Antasari," ujar Antasari di Bareskrim Polri, Selasa siang. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya