Berita

Foto: RM

Hukum

SBY Minta Penegak Hukum Buka Lagi Kasus Antasari Azhar

SELASA, 14 FEBRUARI 2017 | 21:53 WIB | LAPORAN:

RMOL. Tudingan Antasari Azhar soal Susilo Bambang Yudhoyono menggunakan kekuasaan semasa menjadi Presiden RI untuk mencampuri penegak hukum untuk kepentingan politik dibantah.

SBY menegaskan bahwa dirinya tak pernah mengintervensi kepolisian, kejaksaan dan majelis hakim. Termasuk dalam kasus dugaan pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang menjerat Antasari sebagai pesakitan.

"Karenanya saya berharap para penegak hukum bisa menggelar dan membuka kembali kasus Antasari,"  terang dia dalam konferensi pers di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa malam (14/2).


SBY merasa, membuka kembali kasus Antasari penting untuk meluruskan tudingan-tudingan yang ditujukan kepadanya.

"Penegak hukum yang memproses kasus Antasari masih ada, semua penyelidik dan penyidik kepolisian masih ada, mantan Kapolri nya masih ada dan tentu jajaran Kejaksaan masih ada," jelas Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini," jelasnya.

"Maka sekali lagi buka dan terangkan kebenaran kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang melibatkan Antasari." sambungnya. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya