Berita

Didi Irawadi Syamsuddin/Net

Hukum

SBY Utus Wasekjen Demokrat Polisikan Antasari Azhar

SELASA, 14 FEBRUARI 2017 | 21:39 WIB | LAPORAN:

RMOL. Tidak terima dengan pernyataan yang diucapkan Antasari Azhar, Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengutus Wasekjen partainya, Didi Irawadi untuk melapor ke Bareskrim Polri, Selasa malam (14/2).

Didi dan rekan-rekannya, melaporkan mantan Ketua Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, atas tuduhan fitnah yang disampaikan melalui konferensi pers di kantor sementara Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, siang tadi.

"Ya siapa lagi? Antasari (Azhar)," ujar Didi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri sekira pukul 20.00 WIB, tadi.


Didi dan sejumlah perwakilan partai lainnya tengah melaporkan kasus yang dianggap merugikan Ketum mereka di Partai Demokrat, SBY.

"Nanti ya setelah ini," tuturnya seraya masuk ke dalam ruang SPKT.

Seperti diketahui, eks Antasari Azhar menjadi whistle blower terkait dugaan rekayasa kasus yang mengirimkannya ke penjara, tahun 2009 lalu.

Khususnya, terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Nasruddin Zulkarnaen.

Mantan Kajati Sumatera Barat itu menyakini, jika kasus tersebut bermuara pada Presiden RI ke-6 SBY.

"Kepada SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) jujurlah. Beliau tahu perkara saya. Beliau perintahkan siapa untuk kriminalisasi Antasari," ungkap Antasari di hadapan puluhan media nasional saat membuat laporan di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/2) siang. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya