Berita

Agus Yudhoyono dan SBY/net

Politik

SBY Bertanya, Apakah Agus Memang Tidak Boleh Maju?

SELASA, 14 FEBRUARI 2017 | 18:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), merasa langkah putra pertamanya, Agus Harimurti Yudhoyono, berkompetisi di Pilkada DKI Jakarta mendapat hambatan dari penguasa.

"Saya bertanya, apakah Agus Yudhoyono memang tak boleh maju jadi Gub Jakarta? Apakah dia kehilangan haknya yg dijamin oleh konstitusi? *SBY*," tulis SBY dalam akun twitter resmi (@SBYudhoyono).

Pernyataannya itu merespons konferensi pers mantan Ketua KPK, Antasari Azhar, tadi siang. Antasari menuduh SBY sebagai dalang di balik kriminalisasi yang membuat dirinya divonis penjara 18 tahun.


Antasari juga membuka soal pertemuannya dengan taipan nasional, Harry Tanoesoedibjo. Dia mengatakan, Hary Tanoe diutus Cikeas untuk meminta dirinya tidak menahan Aulia Pohan, yang notabene besan SBY, dalam perkara korupsi aliran dana Bank Indonesia pada 2008 silam.

Lewat twitter, SBY menegaskan sikapnya. Menurut dia, Antasari yang tidak lama lalu menerima grasi dari Presiden Joko Widodo sudah digunakan sebagai alat politik untuk menyerang dirinya.

Apalagi, konferensi pers Antasari dilakukan satu hari menjelang Pilkada Jakarta, di mana anak pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono, ikut bertarung. Aulia Pohan sendiri adalah mertua dari Agus.

"Teman-teman seperjuangan, memang saya tak punya kuasa, tetapi akan saya hadapi. Jangan menyerah & lanjutkan perjuangan *SBY*," cuit SBY.

Secara tidak langsung, SBY menyebut dirinya sedang berada di posisi yang lemah.

"Kita terus dibeginikan. Apakah yang kuat memang harus terus menginjak-injak yg lemah? Marilah kita mohon pertolongan Allah Swt. *SBY*," lanjutnya. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya