Berita

Antasari Azhar/Net

Hukum

Antasari Azhar Ngadu ke Bareskrim

SELASA, 14 FEBRUARI 2017 | 10:35 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar akan datang mengadu ke Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (14/2) siang.

Dalam laporannya nanti, Antasari akan membongkar siapa saja orang-orang yang diduga telah terlibat mengorbankan dirinya.

"Benar. Siang ini mau lapor ke Bareskrim," kata kuasa hukum Antasari, Boyamin Saiman melalui pesan singkat elektronik, Selasa (14/2).


Seperti diketahui, karier Antasari terhenti setelah terlibat kasus pembunuhan berencana bos PT Putra Rajawali Bantaran Nasrudin Zulkarnaen, 11 Februari 2010 lalu.

Pria kelahiran Pangkal Pinang itu divonis penjara 18 tahun karena terbukti bersalah menjadi otak pembunuhan Nasrudin.

Namun, Antasari akhirnya bebas bersyarat setelah menjalani 2/3 masa tahanan, dipotong remisi pada 10 November 2017.

Saat syukuran kebebasan Antasari, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengaku mencium aroma tak sedap dalam kasus pembunuhan Nasrudin yang terjadi di bulan Maret 2009 itu.

Menurut Yasonna, aroma tak sedap itu muncul dalam berkas perkara dan pertimbangan hukum yang menjerat Antasari.

"Saya merasakan something smelly (aroma tak sedap), ada amisnya," kata Yasonna saat menghadiri acara syukuran kebebasan Antasari di Grand Zuri, BSD Tangerang Selatan, Sabtu (26/11).

Ketika menjabat pimpinan KPK era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2007 - 2009, Antasari diketahui pernah menangkap Jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani dalam kaitan penyuapan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya