Berita

Foto/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Buruh Harus Diberi Keleluasaan Untuk Memilih

SELASA, 14 FEBRUARI 2017 | 09:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Buruh yang tersebar di lima kawasan industri besar di Jakarta, yaitu Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung,  Kawasan Industri Pulo Gadung, Kalideres, Cengkareng, dan Kawasan Industri Marunda untuk dapat menunaikan hak konstitusinya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, Rabu besok (15/2).

Ajakan ini disampaikan oleh analis politik dan HAM Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga, Selasa (14/2).

Selain itu, kata Andy, para pengusaha diingatkan agar pekerjanya mendapatkan hak libur nasional Pilkada sebagai tertuang dalam Keppres 3/2017


"Mempekerjakan para buruh alias pekerja pada tanggal 15 Februari 2017 merupakan kategori pelanggaran UU Ketenagakerjaan 13/2003," ucapnya.

Menurut data Labor Institute Indonesia, per Februari 2016, jumlah buruh di Jakarta lebih kurang 3,2 juta pekerja. Dengan jumlah sebanyak itu, KPU DKI Jakarta sudah seharusnya menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dekat atau terjangkau dari tempat tinggal buruh tersebut.

"Menurut pemantauan kami masih sangat kurang TPS yang terjangkau. Selain itu masih banyak buruh di Kawasan Industri Pulo Gadung, Marunda dan Cakung belum memiliki undangan untuk memilih, dikarenakan sistem shift kerja yang dialami oleh sebagian besar mereka," papar Andy.

Ia khawatir akan undangan untuk pemilih yang belum diterima oleh para buruh tersebut akan digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam, sehingga dihimbau agar pihak Bawaslu Jakarta agar lebih konsentrasi mengawasi pelaksanaan pilkada di sekitar kawasan industri. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya