Berita

Hukum

SIDANG AHOK

Saksi Ahli: Kata "Pakai" Tidak Mengubah Makna

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 | 14:27 WIB | LAPORAN:

. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara sadar telah mengatakan kata-kata yang dinilai menista agama.

Hal itu ditegaskan oleh saksi ahli Bahasa Indonesia, Prof. Mahyuni, MA, PhD saat menjalani persidangan lanjutan di Auditorium D Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (13/2).

Menurut Mahyuni, setiap kata yang akan diucapkan seseorang sudah dipikirkan terlebih dahulu.


Sehingga, tidak ada unsur ketidaksengajaan dalam ucapan terdakwa terkait ucapannya yang didakwakan sebagai penodaan agama.

"Dalam setiap ujaran pasti ada maksud. Pasti sengaja. Sudah terpikirkan terlebih dahulu dan keluar sebagai ujaran," ujar Mahyuni di persidangan.

Selain itu, saksi ahli Mahyuni juga meyakini Ahok telah menista agama karena menganggap Al-Quran sebagai sumber dan alat kebohongan. Serta mengatakan jika orang-orang yang menyampaikan ayat Al-Quran juga telah berbohong.

"Kata bohong sendiri sudah negatif. Pasti ada sumber, ada yang dibohongi. Ada klaim bahwa orang menggunakan ini untuk membohongi. Jelas ada orang yang membohongi," paparnya.

Mahyuni menjelaskan ada atau tidak kata "pakai" dalam kalimat "dibohongi pakai Al-Maidah" tidak merubah makna dalam kalimat tersebut.

Sebab, menurutnya pemakaian sebuah kata, tergantung penggunaan dalam sebuah kalimat.

"Kata 'pakai' dalam kalimat itu tidak merubah makna. Karena kata itu (bersifat) pasif," demikian Mahyuni. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya