Berita

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Aparat Keamanan Terjun Ke Lapangan H-1 Pencoblosan

MINGGU, 12 FEBRUARI 2017 | 01:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Polda Metro Jaya akan menambah personil di TPS rawan konflik untuk mengamankan penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta 2017. PMJ akan menggandeng personil Kodam Jayakarta untuk mengamankan pilkada supaya berjalan tertib, aman dan kondusif.

"Untuk TPS yang rawan, kita sudah lakukan penambahan personel di kawasan rawan," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan di Jakarta, Sabtu (11/2).

Iriawan mengharapkan penyelenggaraan Pilkada Jakarta berjalan kondusif. Pihaknya juga akan menggandeng TNI dalam melakukan pengamanan.


"Kami dengan TNI akan bahu-membahu amankan ibu kota Jakarta yang kita cintai ini. Yang kami mau Jakarta akan kondusif dan terkendali. Sehingga kegiatan pilkada berjalan aman kondusif dan damai," paparnya.

Sementara untuk pengamanan di masa tenang kampanye, Irawan mengatakan sudah disiapkan dari jauh hari. Sehingga petugas pemungutan suara dapat menjalankan tugas dengan baik.

"Jauh hari sudah disiapkan, personil kami dibantu Kodam Jayakarta dan pemerintah daerah sudah insert mengamankan. H-1 petugas sudah masuk ke masing-masing penugasan," jelas Iriawan.

Sebelumnya, Iriawan mengatakan ada ribuan personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP yang akan dikerahkan untuk mengamankan gelaran Pilkada DKI Jakarta 2017 pada 15 Februari.

"Semua ada 28 ribu. Kami (Polda) 23 ribu, TNI itu 5 ribu, belum lagi Satpol PP," tukas Iriawan seperti dikabarkan RMOL Jakarta. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya