Berita

Brigjen Pol Rikwanto/net

Pertahanan

Polri: Situasi Keamanan DKI Jakarta Rawan Biasa

SABTU, 11 FEBRUARI 2017 | 09:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Kepolisian RI menetapkan 90 persen lebih dari seluruh daerah yang melaksanakan Pilkada masuk kategori rawan 1 dan rawan 2.

"Dari awal Polri memetakan beberapa daerah yang dianggap rawan. Ada 21 Polda rawan 1, dan sembilan Polda rawan 2," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, dalam diskusi "Bersatu Dalam Pilkada" di Cikini, Jakarta, Sabtu (11/2).

Penetapan kategori itu berdasarkan sejumlah indikator. Mulai dari kesiapan daerah, logistik, Linmas, penentuan TPS, sejarah konflik di daerah bersangkutan, potensi konflik parpol, karakteristik masyarakat yang masih tidak peduli atau sangat peduli, sengketa batas wilayah calon dan masih beberapa lainnya.


Untuk DKI Jakarta, Polri menetapkan ibu kota negara ini masuk kategori rawan 1, karena hanya memenuhi empat indikator yang mesti diwaspadai. Sedangkan daerah yang berstatus rawan 2 memenuhi sembilan indikator yang diwaspadai.

"Pada hari tertentu bisa kita nyatakan semakin kondusif. DKI ini kita anggap rawan, tapi rawan biasa. Dalam prosesnya bisa sangat tidak kondusif. DKI rawan 1," jelas Rikwanto.  [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya