Berita

Hukum

Ketua GNPF-MUI Penuhi Panggilan Penyidik Bareskrim Polri

JUMAT, 10 FEBRUARI 2017 | 13:57 WIB | LAPORAN:

Ustaz Bachtiar Nasir memenuhi panggilan penyidik Tipideksus Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI itu tiba di kantor sementara Bareskrim Polri di gedung KKP, Gambir, sekitar pukul 10.10 WIB (Jumat, 10/2).

Sebelum memasuki ke ruang pemeriksaan, dia menjelaskan alasan berhalangan hadir pada pemanggilan pertama, Rabu (8/2) lalu.


"Ketika panggilan pertama tidak bisa hadir, karena ada berapa revisi surat dari administrasi hukumnya yang perlu diselesaikan," ujarnya.

Tokoh agama yang akrab disapa UBN didampingi sejumlah kuasa hukum yang siap memberi pembelaan terkait kasus tersebut.

Salah satu kuasa hukum, Kapitra Ampera mengatakan jika dugaan TPPU itu masih belum jelas.

Baik itu, perkara pokok kasus terseburlt, hingga tersangka yang disangkakan. Termasuk, aliran dana dari salah rekening yang terafiliasi dengan Yayasan Juatice for All.

"Pemindahan rekening ke yayasan ini dilarang kepada dewan pembina, dewan pendiri, dewan pengawas. Dalam struktur Yayasan Keadilan,  untuk semua ustadz, Bachtiar Nasir ini tidak jadi pengurus, tidak jadi pendiri, tidak jadi pengawas. Jadi, tidak ada UU yang dilanggar," paparnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya