Berita

Boyamin Saiman/Net

Hukum

Kata Kuasa Hukum Antasari, Polisi Bergerak Karena Didesak

KAMIS, 09 FEBRUARI 2017 | 14:43 WIB | LAPORAN:

Kuasa hukum Antasari Azhar, Boyamin Saiman menyambut baik rencana penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) menindaklanjuti laporan kliennya tahun 2011 lalu. Namun, Boyamin mengaku tidak ada pemberitahuan dari pihak PMJ terkait hal tersebut.

"Tidak ada pemberitahuan apa pun. Tapi, baguslah. Apapun ada kejelasan dan kepastiannya, apakah lanjut atau masih ada kendala. Tunggu saja," timpal Boyamin saat dikonfirmasi, Kamis (9/2).

Menurut Boyamin, penyidik PMJ tergerak setelah ada desakan dari pihaknya terkait pengusutan kasus tersebut. Mengingat, laporan yang dilaporkan oleh Antasari sudah dilaporkan sejak enam tahun lalu.


"Tidak ada novum (bukti baru). Ya, (penyidik) bergerak karena didesak," timpalnya.

Sebelumnya, pihak PMJ memastikan akan memgelar perkara terkait kasus pesan singkat elektronik (SMS) misterius yang dilaporkannya Antasari tahun 2011 lalu. Rencananya, perkembangan dari penyelidikan kasus yang dilaporkan tahun 2011 itu, akan disampaikan penyidik, Kamis (9/2) sore.

"Nanti sore kami akan sampaikan perkembangan laporan (Antasari) tersebut," ujar Kabid Humas PMJ Komisaris Besar Argo Yuwono dikantornya, Kamis pagi.

Seperti diketahui, Antasari Azhar melaporkan dua kasus berbeda di tahun 2011 silam. Kasus pertama, terkait perkara dugaan penyalahgunaan teknologi informasi (TI) melalui SMS. Kemudian, laporan mengenai dugaan saksi palsu yang mengaku melihat SMS tersebut.

Pasalnya, keterangan dari saksi palsu itu, berkaitan dengan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen yang dituduhkan kepadanya.

Saat itu, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut, dituduh mengirimkan SMS ancaman yang berbunyi, "Maaf permasalahan ini hanya kita saja yang tahu. Kalau sampai terbongkar, Anda tahu konsekuensinya."

Antasari diduga mengirim SMS itu kepada Nasrudin, yang meninggal dunia sehari setelah SMS dikirim, yakni 15 Maret 2009. SMS tersebut, menjadi satu dari beberapa dasar dakwaan Jaksa Penuntut Umum kepada Antasari saat persidangan.

Merasa laporannya tidak ada kejelasan, Antasari dan adik Nasrudin pun mendatangi PMJ 1 Februari lalu. Selain menanyakan nasib laporannya, keduanya juga mendesak polisi untuk segera melakukan proses hukum terkait laporan tersebut. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya