Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Masuk Kategori Rawan, Pilkada DKI Dapat Pengamanan Khusus Polisi

RABU, 08 FEBRUARI 2017 | 22:08 WIB | LAPORAN:

RMOL. Ada beberapa wilayah yang dikategorikan rawan, saat menggelar Pilkada serentak, 15 Februari mendatang.

Salah satunya, Pilkada DKI yang berlokasi di wilayah dengan tingkat kerawanan konflik cukup besar.

"Kalau untuk daerah sudah (ada pengamanan khusus). Seperti Papua, Aceh, dan DKI," ujar Kabag Penum Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul di kantornya, Rabu (8/2).


Menurut Martinus, wilayah DKI sebelumnya tidak termasuk kategorikan rawan. Namun, karena perkembangan situasi kondisi sosial dan politik meningkat, membuat wilayah DKI pun akhirnya dikategorikan rawan.

"Karena perkembangan situasi kondisi sosial dan politik di DKI meningkat. Sehingga, kita kategorikan DKI rawan," paparnya.

Salah satu upaya preventif pihak Polri saat Pilkada nanti, dengan memberikan penambahan personel pengamanan.

Meski demikian, pihak Polri enggan menyebutkan jumlah total personel yang disiagakan saat pelaksanaan Pilkada DKI nanti.

"Mengenai jumlah tidak bisa disampaikan, karena dinamis. Kebutuhan penanganan peristiwa bisa sangat banyak. Pergeseran personel jumlahnya tidak bisa kita tentukan sekarang. Tapi situasional. Bisa 500 bisa 1000 (personel)," pungkasnya. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya