Berita

RMOL

Politik

Sidang Kasus Ahok, Jalur Utama Jalan RM Harsono Kembali Ditutup

SELASA, 07 FEBRUARI 2017 | 08:42 WIB | LAPORAN:

Jalur utama Jalan RM Harsono kembali ditutup saat sidang terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (7/2).

Aparat kepolisian juga tetap memberikan pengamanan (PAM) terpisah bagi kedua kelompok massa pro dan kontra Ahok yang berunjuk rasa di sidang perkara kasus penodaan agama tersebut.

"Ribuan personel gabungan Sabhara, tim Gegana, Brimob, dan Polwan tetap melakukan pengamanan ketat selama sidang berlangsung," kata Kasubag Humas Polrestro Jaksel, Komisaris Purwanta kepada wartawan.


Fokus pengamanan tetap kepada dua kubu massa pro Ahok dan kontra Ahok. Kedua massa, dikanalisasi dan dibatasi sekira 100 meter untuk meminimalisir terjadinya gesekan.

Polisi juga menggunakan kawat berduri serta mobil taktis Kepolisian seperti Barracuda dan Water Canon untuk memisahkan kedua kubu.

"Pengamanan sesuai SOP. Kami siagakan personel di empat ring, ruangan sidang, pelataran Kementan, luar gedung Kementan, dan di Jalanan. Seperti biasa Jalan RM Harsono ditutup," papar Purwanta.

Sementara itu, penutupan jalan di jalur utama RM Harsono, membuat area tersebut diberlakukan sistem pengalihan arus.

Masih seperti pengalihan arus lalulintas sebelumnya, kendaraan dari arah Jagakarsa menuju pintu masuk Departemen Pertanian arah traffic light (TL) Pertanian diluruskan menuju TL Trakindo dan belok kanan menuju TL Mangga Besar.

Selanjutnya, jika dari arah TL Mangga Besar menuju Ragunan dialihkan dan dibelokkan ke kiri menuju Jagakarsa.

Sedangkan, dari arah TL Trakindo menuju TL Pertanian tujuan Ragunan diluruskan ke Jagakarsa.

"Dalam penguraian arus lalu lintas, kita tempatkan pula anggota di dua titik yakni Trakindo dan Pertanian," pungkasnya. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya