Berita

SBY/Net

Politik

Tuntutan Pengunjuk Rasa Di Rumah SBY Tidak Jelas

SENIN, 06 FEBRUARI 2017 | 17:51 WIB | LAPORAN:

Mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di kediaman pribadi mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta sudah dibubarkan.

"Sekarang kondisi normal, sudah dibubarkan paksa," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan saat dikonfirmasi wartawan, Senin (6/2)

Menurutnya, tidak ada peserta unjuk rasa yang diamankan. Sejauh ini, polisi hanya menyita satu mobil merek Nissan Terrano dari tangan pengunjuk rasa.


"Diamankan ada satu unit mobil Terrano yang dibawa massa. Isinya ada nasi bungkus," ujar Iwan.

Dia menambahkan, unjuk rasa yang dilakukan mahasiwa tidak berlangsung lama. Soal tuntutan, Iwan pun mengaku tidak begitu paham sebab seharusnya tidak ditujukan ke rumah SBY.

"Massa dari acara Jambore. Mereka menuntut melawan isu Sara, melawan ketidakadilan, tujuannya ke mana tidak jelas juga. Jadi kami juga bingung sasarannya kenapa ke sana," beber Iwan.

Walau sempat melakukan perlawanan saat polisi melakukan pembubaran paksa, namun tidak ada tindakan perusakan dalam unjuk rasa tersebut.

"Massa hanya 300 orang. Tidak ada perusakan, hanya orasi dan tidak ada pemberitahuan," demikian Iwan. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya