Berita

Politik

Masyarakat Jakarta Jangan Terpancing Hoax KTP Ganda

SENIN, 06 FEBRUARI 2017 | 01:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Masa menjelang Pilkada DKI Jakarta 15 Februari 2017diwarnai peredaran informasi-informasi yang menuai keresahan publik. Salah satu yang terbaru adalah rumor warga yang memiliki tiga E-KTP dengan identitas berbeda. 

Hal itu mendapat perhatian khusus dari Ketua Umum Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN), Bob Hasan. Dia menjamin pihaknya yang memiliki jaringan di tiap wilayah Jakarta akan memonitor pelaksanaan Pilkada di sepanjang hari H.

"ARUN yang telah memiliki jaringan di setiap wilayah Jakarta akan memonitor pelaksanaan Pilkada, baik dari dimulainya pemungutan suara sampai dengan pencoblosan dan penghitungan suara," jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/2).


Bob berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh kabar hoax yang bertujuan membuat kisruh pelaksanaan Pilkada.

Kami juga mengimbau kepada masyarakat, jika terjadi kecurangan untuk langsung melaporkannya kepada panitia pemilu," kata Bob.

Kepada seluruh perangkat RT/RW, Bob meminta mereka untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal Pilkada DKI Jakarta.

"Jadi jangan lagi kita galau dan terpengaruh dengan hoax untuk kepentingan tertentu," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemprov DKI, Edison Sianturi, telah menegaskan, kabar ada warga Jakarta yang memiliki tiga E-KTP dengan nama berbeda adalah kabar bohong (hoax).

Ia mengatakan, nama dan identitas orang di KTP itu memang benar ada di data kependudukan Pemprov. Tetapi, foto dari pemilik KTP itu diganti dengan foto orang lain. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya