Berita

Politik

Tausiah Kiai Ma'ruf: Umat Islam Tonggak Utama Merawat Kebhinnekaan

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 05:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra mengaku senang bisa bertemu dengan Ketua Umum MUI sekaligus Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin. Apalagi pertemuan tersebut sama sekali tidak direncanakan.

"Kunjungan kerja spesifik Komisi X ke Kalimantan Timur Jumat kemarim menjadi momen yang tak bisa saya lupakan. Betapa tidak, tanpa diduga saya mendapat kesempatan duduk bersebelahan dalam satu pesawat dengan KH. Ma'ruf Amin," kata Legislator Partai Gerindra asal Jambi itu menceritakan perjalanannya seperti dikutip dari laman facebooknya.

"Alhamdulilah saya mendapatkan rezeki yang baik, berkesempatan ngobrol bersama Kiai Ma'ruf, karena bisa dekat orang shaleh dan baik itu merupakan rezeki dari Allah SWT," lanjut Sutan.


Kesempatan tersebut pun tidak disia-siakan oleh Sutan. Ia meminta tausiah terkait kehidupan kebangsaan yang menurutnya semakin jauh dari etika dan kaidah budaya bangsa.

"Pak Kiai memberi tausiah bahwa umat Islam merupakan tonggak utama dalam merawat kebhinnekaan Indonesia. Sehingga suatu kesalahan jika sekarang ada opini yang dikembangkan seolah umat Islam jauh dari sikap toleransi," kata dia saat mendapat tausiah dari Kiai Ma'ruf.

Kiai Ma'ruf melanjutkan wejangan agar para tokoh umat Islam mampu memberi teladan tentang menghargai kebhinekaan.

"Kita sangat menghargai kebhinekaan tapi kita juga harus tegas masalah aqidah, dan ini tidak boleh dicampur dengan urusan politik, meskipun ada pihak yang berusaha menarik ketegasan akidah kita dari sudut pandang politik," ucap Sutan.

Adapun pesan Kiai Ma'ruf, kejayaan umat Islam tergantung dari kesadaran umatnya sendiri, termasuk dari mereka yang lagi duduk sebagai wakil rakyat.

"Suarakanlah kebenaran untuk umat sebagai prinsip dasar kita bersikap, meski banyak pihak lain yang menista, kita hormati mereka yang beda keyakinan, tanpa harus terkesima dengan urusan dunia," tutup Sutan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya