Berita

Nusantara

DPR Dorong Pemda-Pusat Bersinergi Bangun Bandara Buntu Kunyi

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 04:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi V DPR mendorong Pemprov Sulawesi Selatan, Pemkab Tana Toraja dan Pemkab Toraja Utara bersinergi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan mesuksesnya pembangunan infrastruktur Bandara Buntu Kunyi.
 
Hal tersebut dikatakan Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR, Lasarus setelah meninjau langsung kesiapan lokasi, sarana dan prasarana pendukung pembangunan Bandara Buntu Kunyi, di Tana Toraja, Sulsel, beberapa hari lalu.
 
Lebih lanjut, Lasarus mengingatkan masih perlu kajian mendalam oleh pihak Kemenhub dari sisi keselamatan penerbangan terkait kelayakan Bandara Buntu Kunyi agar proyek infrastruktur ini kelak mampu mendorong pengembangan kunjungan wisatawan ke berbagai tujuan wisata di Tana Toraja.


Seperti diketahui, Tana Toraja masuk dalam warisan budaya dunia oleh UNESCO. Namun dukungan infrastruktur untuk menuju berbagai lokasi wisata budaya yang eksotis tersebut belum memadai.
 
Dari pantauan Tim Kunspek Komisi V DPR didampingi Bupati Tana Toraja, masih banyak jalan provinsi dan jalan kabupaten yang rusak dan sempit, sebagian masih dalam tahap perbaikan dan pelebaran jalan.

"Masih ada peluang dalam pembahasan APBN-P 2017 untuk dimasukkan anggaran perbaikan infrastruktur di Tana Toraja yang cukup mendesak," ungkap politisi PDI-P ini.
 
Wakil Ketua Komisi V DPR ini juga berharap pemerintah daerah lebih aktif memperjuangkan pembangunan berbagai sarana pendukung terutama infrastruktur jalan dan Bandara agar pariwisata bangkit sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya