Berita

Politik

Demokrat: Pertemuan SBY-Jokowi Untuk Kebaikan Masa Depan

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 02:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Banyak hal yang akan disampaikan dan didiskusikan mantan Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jika memang diberi kesempatan untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

"Ada persoalan yang harus didiskusikan bersama, kepentingan bersama. Kalau katanya habis Pilkada, ya anytime kita siap," kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Sabtu (4/2).

Hal yang pertama akan didiskusikan oleh SBY, kata Hinca adalah, berbagi pengalaman selama dia memerintah dua periode. Kemudian baru klarifikasi semua yang telah dituduhkan dan yang telah terjadi terhadap SBY.


"Ya berbagi pengalaman, kemudian mengklarifikasi hal-hal yang kemarin disampaikan beliau. Saya kira terang benderang itu. Supaya betul-betul semuanya baiklah ke depan," ucap dia.

Menurut Hinca, SBY akan menyampaikan pesan yang lebih jelas ke publik jika memang pertemuan dilakukan.

"Saya kira lebih seru, lebih baik, lebih bermakna ketimbang surat formal yang dilakukan. Apalagi Pak SBY pernah menjadi presiden selama 10 tahun," tukasnya.

Jumat (3/2), Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan peluang pertemuan antara Presiden Jokowi dengan mantan Presiden SBY terbuka lebar setelah pelaksanaan Pilkada Serentak 2017, 15 Februari nanti. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya