Berita

Rizieq Shihab/net

Hukum

Kelompok Mahasiswa Minta Polisi Cepat Tuntaskan Perkara Rizieq

SABTU, 04 FEBRUARI 2017 | 13:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Satu Bangsa menyatakan dukungan kepada Polda Jawa Barat untuk segera menuntaskan proses hukum kasus penistaan Pancasila dengan tersangka yaitu tokoh Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

"Kami mendukung Polda Jabar untuk segera menuntaskan kasus penistaan Pancasila dengan tersangka Rizieq Shihab. Polda Jabar jangan gentar. Negara tidak boleh takut," kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (BEM PTAI), Maldini Firmansyah, saat bertemu Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charliyan, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta 748 Bandung, Sabtu (4/2).

Dikatakannya, Negara Kesatuan Republik Indonesia mendekati kondisi darurat kebangsaan. Banyak kelompok masyarakat yang mencoba mengarahkan bangsa menuju perpecahan, tidak menghargai perbedaan. Mereka mencoba menyempitkan makna hidup berbangsa dan negara dalam bingkai Pancasila.


Dalam pertemuan itu, seperti diberitakan RMOL Jabar, para mahasiswa juga membawa beberapa butir tuntutan. Pertama, endesak pemerintah untuk membubarkan Organisasi Kemasyarakatan, Kepemudaan atau Kemahasiswaan manapun yang bertentangan dengan Pancasila.

Polda Jawa Barat diminta tetap menjaga kondisi yang kondusif dengan bersikap tegas kepada anggota masyarakat yang melanggar hukum. Terkait kasus dugaan penodaan Pancasila, mereka menutut Polda Jabar memproses hukum Rizieq dengan cepat, tegas dan seadiI-adilnya.

Mahasiswa juga mengimbau seluruh warga Indonesia untuk tidak terprovokasi hasutan yang memecah bangsa, serta tetap menghargai perbedaan di antara sesama warga negara. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya