Berita

Kesha/Net

Blitz

Kesha, Dua Tahun Tanpa Honor

JUMAT, 03 FEBRUARI 2017 | 09:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Waktu yang panjang bagi pe­nyanyi Kesha merasakan mim­pi buruknya. Kasus pelecehan seksual yang dilaporkannya sejak dua tahun lalu, diketok palu dan mengatakan tuduhan yang diberikan kepada eks produsernya, Dr Luke diang­gap tak berasalan.

Artis bernama asli Kesha Sebert menggugat Lukasz Got­twald yang saat itu tengah men­gonsumsi obat-obatan terlarang melakukan tindakan kekerasan seksual. Kini, Kesha tengah ber­juang mendapatkan keadilan.

Pengacara Kesha, Kesham James M Pearl mengungkap­kan, kliennya juga sempat tak mendapatkan honor selama dua tahun menyanyi.


"Anda bisa bercerai dari pasangan yang bertindak kasar. Anda bisa memutuskan hubun­gan jika ada tindakan yang tak menyenangkan. Kesempatan yang sama juga bisa diajukan untuk Kesha agar bisa dibe­baskan dari perbudakan fisik, emosional, dan finansial. Se­lain itu, kerja sama ini juga bisa disebut sebagai hubungan tak menguntungkan bagi artis rekaman," ungkap pengacara Kesham James M Pearl.

Tak terima dengan tuduhan tersebut Dr. Luke, melalui pen­gacaranya, Christine Lepera, menyebut Kesha melakukan pencemaran nama baik. Kesha dengan sangat licik mengatur skenario untuk membuat citra Dr. Luke di masyarakat men­jadi buruk.

"Kesha berpura-pura sebagai korban. Dia mengatakan kepada seluruh dunia dirinya terluka. Ini sangat konyol. Bahkan, Ke­sha berusaha mencuci otak artis lainnya untuk mendukungnya," kata Christine Lepera.

Musibah yang dialami Ke­sha mendapatkan sorotan dari masyarakat. Bahkan, Lady Gaga secara terang-terangan memberikan dukungan terh­adap Kesha.

Di panggung Academy Awards ke-88 yang berlang­sung di Dolby Theatre, Los An­geles, Amerika Serikat, Lady Gaga sukses menyampaikan pesannya dengan sangat me­nyentuh pada penampilannya malam itu di ajang penghar­gaan Oscar 2016.

Lady Gaga juga mengung­kapkan dukungannya melalui akun Twitter pribadinya den­gan menuliskan, "Aku akan memikirkan kamu malam ini. Ini bukanlah akhir, aku akan berdiri mendukungmu sampai kamu bebas dan hidup bahagia. Semua orang berhak mendap­atkan itu." ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya