Berita

Foto/Net

Politik

Prabowo Turun Gunung Untuk Selamatkan Jakarta

RABU, 01 FEBRUARI 2017 | 10:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pembangunan DKI Jakarta sudah seharusnya diperuntukkan bagi warga secara keseluruhan. Bukan hanya berpihak kepada pengusaha dan segelintir orang seperti yang terjadi selama ini, dimana warga ibukota terus terpinggirkan dan tergusur.

"Jangan sampai Jakarta kembali jatuh ke orang yang salah, jatuh ke orang yang mudah dikendalikan pengusaha. Melalui Pilkada 2017 saatnya Jakarta diselamatkan," kata Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade, Rabu (1/2).

Jelas Andre, jawaban dari itu semua ada pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Paslon yang diusung Partai Gerindra dan PKS ini diyakini akan menjalankan roda pemerintahan menjadi lebih baik, berkeadilan dan senantiasa memperhatikan kepentingan seluruh warga tanpa kecuali.


"Sikap dan perilakunya Anies-Sandi penuh kesantunan dan keteladanan. Tutur katanya tidak kotor serta selalu menjaga lisannya dari kata cacian dan makian kepada siapapun. Anies-Sandi berdiri di atas semua golongan," jelasnya.

Andre juga menyinggung turun gunungnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan mendampingi kampanye Anies-Sandi. Menurutnya, semua itu dilakukan semata-mata demi menyelamatkan Jakarta. Sebab gelaran Pilkada DKI 2017 menjadi cerminan arah bangsa Indonesia ke depan.  

Jika tidak diselamatkan, dikhawatirkan kepentingan segelintir orang akan semakin menjadi-jadi dan menguasai berbagai aspek kehidupan dalam skala yang lebih besar. Kekhawatiran yang sebetulnya sudah seringkali dingatkan Prabowo dalam berbagai kesempatan.

"Apa yang dilakukan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dalam sepekan terakhir sekaligus mengajak pendukung, relawan dan simpatisan untuk memilih Anies-Sandi. Jakarta harus diselamatkan, menyelamatkan Jakarta sama saja menyelamatkan Indonesia," ucap Andre.

"Saatnya memilih pemimpin yang memperhatikan kepentingan seluruh warga Jakarta, bukan pemimpin yang menjadi antek pengusaha. Salah memilih sama saja membiarkan Jakarta dipimpin antek-antek pengusaha, sama saja membiarkan pembangunan yang tidak berkeadilan," sambungnya.

Ditambahkan Andre yang tokoh muda Minang, Pilkada DKI merupakan pertarungan besar untuk merebut keadilan. Pilkada juga pertarungan antara yang benar dan tidak benar serta antara keadilan dan kesewenang-wenangan. Momentum ini sepenuhnya berada di tangan warga, apakah menghendaki perubahan atau tetap dipimpin kepala daerah yang sewenang-wenang.

"Ayo bersama-sama rebut Jakarta, merebut Jakarta untuk menyelamatkan Indonesia," tukasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya