Berita

Hasto/Net

Politik

Hasto: Megawati Tempatkan NU Sebagai Mitra Membumikan Pancasila

RABU, 01 FEBRUARI 2017 | 08:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PDI Perjuangan percaya bahwa Nahdlatul Ulama (NU) tidak hanya menjadi kekuatan perekat bangsa. Sejarah bahkan mencatat peran NU di dalam membela kemerdekaan Indonesia.

Atas itu juga PDI Perjuangan sangat mengapresiasi peran NU di dalam mewujudkan Islam nusantara untuk Indonesia Raya.

Begitu kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Krisyanto dalam keterangan tertulisnya menyambut Hari Lahir (Harlah) NU ke-91, Rabu (1/2).


"Hal ini bisa dilihat dari Resolusi Jihad yang kini diperingati sebagai Hari Santri. Bagi PDI Perjuangan, dari seluruh nafas organisasi NU, mengalirlah wajah Islam yang membangun peradaban, yakni Islam rahmatan lil alamin," ujarnya.

Harlah ke-91 NU yang bertajuk "Budaya Sebagai Infrastruktur Penguatan Agama" menunjukkan bahwa Islam bisa berkembang dengan rukun damai dan juga bisa secara luas diterima masyarakat karena pendekatan budaya lokal sebagai pemahaman keagamaan.

"Ibu Megawati Soekarnoputri selalu menegaskan sikap PDI Perjuangan yang menempatkan NU sebagai sahabat dan mitra sejati untuk membumikan Pancasila," sambung Hasto.

Lebih lanjut ia berharap, Harlah ke-91 NU bisa memberikan jawaban atas berbagai persoalan nasional saat ini berkaitan dengan adanya pihak-pihak  tertentu yang mempertentangkan Pancasila dan Kebhinekaan Indonesia.

"Melalui NU lah kita bisa melihat proses akulturasi budaya sehingga agama hadir penuh kesejukan dan menyentuh berbagai aspek kehidupan sosial kemasyarakatan," lanjutnya.

"PDIP mengapresiasi seluruh upaya NU yg menampilkan sifat moderatnya dengan wataknya yang penuh toleransi dan saling menghormati sebagai sesama mahkluk TUHAN di muka bumi ini," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya