Berita

Politik

Zulkifli: Pembangunan Sektor Kelautan Dan Perikanan Harus Berkeadilan

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 06:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pembangunan sektor kelautan dan perikanan harus berpijak pada prinsip kedaulatan negara, pelestarian lingkungan dan yang paling penting mewujudkan keadilan sosial.

Demikian disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menjadi pembicara utama Workshop Nasional Pro Kontra Pembangunan Perikanan Kelautan yang dilaksanakan Masyarakat Perikanan Indonesia (MPI) di Jakarta, Senin (30/1).

"Pemerintah harus tegas berpihak pada nelayan, pembudidaya ikan, sampai petambak garam. Semuanya harus sejahtera," kata Zulkifli.


Sebagai ketua MPR, Zulkifli memberikan perhatian khusus jangan sampai pembangunan di sektor perikanan dan kelautan justru memperlebar kesenjangan.

"Misalnya pengkaplingan tambak-tambak udang yang luasnya ribuan hektar pada segelintir orang. Ini bisa menimbulkan kesejangan yang semakin parah," ujar Zulkifli.

Namun ia menegaskan bahwa, kesenjangan sosial ekonomi di bidang perikanan dan kelautan adalah proses panjang kesalahan di masa lalu.

"Jadi tidak tepat juga kalau sepenuhnya ditimpakan pada Jokowi-JK," ungkapnya.

Zulkifli mengapresiasi kinerja Kementerian Perikanan dan Kelautan yang memberikan optimisme perbaikan di bidang perikanan dan kelautan.

"Tapi program seperti penggantian alat penangkapan yang terlarang seperti cantrang dan asuransi nelayan harus lebih dipercepat distribusinya," tutupnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya