Berita

Net

Politik

Masyarakat Kecewa Pilkada Busel Terancam Tidak Transparan

SABTU, 28 JANUARI 2017 | 17:30 WIB | LAPORAN:

Masyarakat menginginkan agar pelaksanaan Pilkada Buton Selatan 2017 dapat sekaligus menyuarakan kebenaran dan kejujuran.

"Kejujuranlah yang akan membawa Busel ini maju. Saya kecewa pemilukada di Busel ini dilaksanakan dengan tipu daya, ambil hak orang dan halalkan segala cara," kata tokoh pemekaran Buton Selatan Gafaruddin dalam keterangannya, Sabtu (28/1).

Bersama-sama dengan para pemuda Buso yang tergabung dalam Front Masyarakat dan Pemuda Busoa, Batauga, Gafaruddin mendesak segala bentuk kecurangan yang dilakukan bakal calon pasangan bupati-wakil bupati dapat dituntaskan penegak hukum.


Desakan tersebut beralasan. Sebab, tanda dukungan (KTP) dari warga yang dikumpulkan untuk mendukung bakal pasangan calon La Ode Budi Utama-La Ode Abdul Manan (Budiman) berpindah tangan ke bakal pasangan rival Agus Salim-La Ode Agus.

Padahal, pada 10 Agustus 2016, pasangan Budiman dinyatakan memenuhi syarat oelh KPU Busel setelah menyerahkan 6.153 fotokopi KTP dukungan dan menyerahkan dokumen B1.KWK. Namun, dua hari kemudian justru dinyatakan tidak memenuhi syarat.

"Terbukti kemudian, KTP dukungan untuk Budiman yang diserahkan ke KPU telah berpindah tangan ke bakal calon independen lain. Ini kenyataan yang sangat menyakitkan," ujar Gafaruddin.

Untuk itu, kepada KPU Busel, dia meminta agar kebenaran ditegakkan. Sebab, masyarakat pendukung pasangan Budiman sampai kapan pun akan menuntut hingga kebenaran dan keadilan terpenuhi.

"Panwaslu Busel juga secara tertulis telah berjanji kepada masyarakat pengadu untuk menjadikan laporan mereka sebagai titik awal penyelidikan. Sampai hari ini setelah dua bulan, Panwaslu Busel belum juga ada tanda-tanda menemukan pelanggaran," demikian Gafaruddin. [wah]    

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya