Berita

Habib Rizieq/Net

Politik

Diduga Ancam Bunuh Pendeta, Habib Rizieq Kembali Dipolisikan

KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 10:58 WIB | LAPORAN:

. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab akan kembali dipolisikan.

Habib Rizieq akan dipolisikan oleh Pendeta Max Evert Ibrahim Tangkudung atas dugaan ancaman pembunuhan pendeta. Rencananya, pelapor akan membuat laporan di SPKT Polda Metro Jaya (PMJ), Kamis (26/1) siang.

"(Dugaan) ancaman itu membuat banyak pendeta ketakutan. Apalagi Rizieq ini mempunyai massa yang banyak," kata Ketua Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Salestinus terkait rencana laporan tersebut kepada wartawan.


Sebagai salah satu tim advokasi hukum yang dikuasakan, Petrus akan mendampingi kliennya melaporkan hal itu ke PMJ.

Menurutnya, ceramah Rizieq telah memicu kegaduhan dan keresahan di kalangan pendeta. Khususnya, terkait ceramah yang berisi ancaman akan menghabisi pemuka agama Kristen, medio 2016 lalu.

"Makanya, banyak teman-teman pendeta yang takut. Karena ancaman ini bukan hanya pepesan kosong belaka," sedal Petrus.

Selain itu, lanjutnya, ucapan Rizieq juga bernada penghinaan terhadap agama Kristen. Sehingga berpotensi memecah belah bangsa dan menimbulkan konflik agama.

"Oleh sebab itu, sudah selayaknya Rizieq diproses hukum," tutupnya.

Untuk diketahui, ceramah Rizieq yang diperkarakan pelapor, disebarkan lewat media video melalui media sosial, Agustus 2016 lalu. Saat itu, Rizieq diduga menyampaikan ceramah bernada provokatif menyikapi insiden Tolikara tahun 2015. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya