Berita

Azealia Banks/Net

Blitz

Azealia Banks, Sindir Gerakan Women March

KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 10:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Azeali ternyata bukan ter­masuk selebritas yang ikut bersama perempuan lain da­lam gerakan Womens March. Gerakan di Amerika Serikat yang menular soal menentang presiden mereka yang baru, Donald Trump.

Dari penyanyi Madonna, Mi­ley Cyrus, Emma Watson, Katy Perry, Jessica Chastain ada di barisan Womens March. Bah­kan hingga artis tampan Jake Gyllenhaal pun turun ke jalan ikut membela kaum perempuan. Menurut laporan ada sekitar 2,9 juta demonstran dalam menyu­arakan aksinya itu.

Banks yang dikenal se­bagai pendukung Trump ini mencemooh gerakan Womens March. Dalam akun Twitter dia menyebut bahwa AS punya serangan kecemasan besar dan negeri Paman Sam itu perlu tenang sedikit.


"Kepada perempuan terus me­nyukai trik feminis kulit putih seper­ti ini? Sekarang ketika ada pria kulit putih yang men­jabat dan menga­ta­kan sesuatu yang konyol tentang 'grabbing the p***y' mereka ingin turun ke jalan atas nama 'berjuang untuk kebebasan pub­lik,'" tulisnya.

Pelantun The Big Big Beat itu lantas mempertanyakan di mana orang-orang itu saat bangsa kulit hitam seperti di­rinya yang menjadi "korban."

"Di mana mereka saat orang kulit hitam ditembak setiap hari tahun lalu? Kenapa mer­eka tidak "berjuang untuk ke­bebasan publik" saat itu?"

Banks bertindak lebih jauh dengan tidak hanya memprotes aksi itu. Ia juga mencemooh feminisme secara keseluruhan. Menurutnya, "Feminisme itu berbahaya."

Penyanyi ini memang kerap melontarkan pendapatnya se­cara frontal. Beberapa waktu lalu dia juga semoat berurusan dengan publik. Sebab, rapper wanita ini berkicau tak pantas kepada Zayn Malik.

Hal itu berawal dari video klip bekas personel One Direction ini mirip dengan salah satu karyanya.

Namun di unggahan awal lewat Instagram ini, Banks mengaku tak marah. "Aku tak marah tentang hal ini. Zayn itu imut banget," tulis Banks di jejaring sosial tersebut. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya